Banyumas Darurat Narkoba
Oleh HUMAS
Purwokerto - Ketua Solidaritas Penyuluh Agama Lintas Iman (SPALI), Lubab Habiburrohman, menghadiri pertemuan sinergi penguatan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banyumas. Rabu (22/10).
Pertemuan yang menghadirkan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyumas sebagai narasumber ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antarstakeholder dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah Banyumas.
Kehadiran Lubab Habiburrohman dalam pertemuan tersebut menunjukkan komitmen SPALI untuk turut serta dalam upaya pencegahan bahaya narkotika melalui pendekatan lintas agama. Organisasi yang menghimpun para penyuluh agama dari berbagai latar belakang keagamaan ini dipandang memiliki peran strategis dalam menyebarkan pesan anti-narkotika kepada masyarakat melalui pendekatan nilai-nilai keagamaan.
Dalam paparannya, Kombes Pol Iwan Irmawan Ketua BNNK Banyumas menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan penyuluh agama, dalam menghadapi ancaman peredaran narkotika yang semakin kompleks. P4GN tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, namun membutuhkan partisipasi aktif dari berbagai komponen masyarakat.
"Peran penyuluh agama sangat vital dalam memberikan pencerahan kepada umat tentang bahaya narkotika dari perspektif agama. Mereka memiliki akses langsung ke masyarakat akar rumput," ujar Ketua BNNK Banyumas dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kesbangpol Kabupaten Banyumas ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari perwakilan instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga tokoh agama. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam memperkuat ekosistem pencegahan narkotika melalui pendekatan yang komprehensif dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Lubab Habiburrohman menyambut positif inisiatif sinergi ini dan menyatakan kesiapan SPALI untuk berkontribusi aktif dalam program-program pencegahan narkotika, khususnya melalui pendekatan dakwah dan penyuluhan keagamaan yang inklusif.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan tercipta koordinasi yang lebih solid antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat sipil dalam mewujudkan Kabupaten Banyumas yang bersih dari narkotika. (eLbab).
