HUT RI #81

Bekali Catin, Penyuluh Beri Kiat Keluarga Harmonis dan Mandiri

K
KUA PURWOKERTO TIMUR
10 Mar 2026
32x dibaca
SHARE

Purwokerto – Menjelang hari pernikahan yang dijadwalkan pada 16 April 2026, pasangan calon pengantin Sukron Fadilah dan Leny Rochmadani mendapatkan pembekalan khusus melalui program Bimbingan Perkawinan (Binwin) di KUA Purwokerto Timur. Selasa (10/03)

Kegiatan bimbingan ini dipandu langsung oleh Mohammad Yusup, Penyuluh Agama Islam fungsional Kecamatan Purwokerto Timur. Program ini bertujuan untuk memberikan pondasi mental dan spiritual yang kuat bagi pasangan sebelum memasuki bahtera rumah tangga.

Dalam sesi bimbingannya, Mohammad Yusup menekankan bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak datang secara instan, melainkan harus diupayakan bersama. Ia memaparkan bahwa kiat utama menjaga keluarga tetap harmonis adalah dengan membangun komunikasi yang terbuka dan saling menghargai (mu’asyarah bil ma’ruf).

"Rumah tangga yang kokoh adalah yang menjadikan musyawarah sebagai solusi setiap persoalan. Suami dan istri harus bisa menjadi pendengar yang baik bagi pasangannya serta senantiasa mengedepankan kesabaran dalam menghadapi perbedaan watak," ujar Yusup.

Tak hanya soal aspek spiritual dan psikologis, Yusup juga memberikan perhatian serius pada aspek ekonomi yang sering kali menjadi pemicu konflik dalam rumah tangga. Ia menyampaikan pentingnya menjaga kestabilan keuangan keluarga sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Yusup menjelaskan bahwa kestabilan ekonomi dapat dicapai dengan cara menyusun skala prioritas kebutuhan dan melakukan transparansi keuangan antara suami-istri.

  • Pembedaan Kebutuhan vs Keinginan: Mengutamakan kebutuhan pokok (pangan, papan, kesehatan) di atas gaya hidup.
  • Keterbukaan Anggaran: Suami dan istri harus jujur mengenai pendapatan dan pengeluaran agar rencana masa depan dapat disusun bersama.
  • Gemar Menabung: Menyisihkan sebagian penghasilan untuk dana darurat guna mengantisipasi situasi yang tidak terduga di masa depan.

"Keuangan yang stabil bukan berarti harus selalu mewah, melainkan bagaimana kita mampu mengelola apa yang ada dengan penuh rasa syukur dan penuh perencanaan," tambahnya.

Melalui bimbingan ini, diharapkan pasangan Sukron dan Leny tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga siap secara mental dan finansial untuk membangun keluarga yang Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah. (jw)