Penyuluh Agama Islam KUA Wangon Ikuti Zoom Meeting Coaching Clinic PINTAR Kemenag
Penyuluh Agama Islam KUA Wangon Ikuti Zoom Meeting Coaching Clinic PINTAR Kemenag
Banyumas – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon mengikuti kegiatan Zoom Meeting Coaching Clinic PINTAR Kemenag sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan platform pembelajaran digital Kementerian Agama. Keikutsertaan ini merupakan bentuk komitmen penyuluh untuk terus mengembangkan kompetensi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui kegiatan tersebut, penyuluh diharapkan memperoleh pengetahuan yang bermanfaat untuk mendukung pelaksanaan tugas dan pengembangan profesionalitas.(Selasa 13/10)
Kegiatan coaching clinic menjadi sarana pendampingan bagi peserta untuk memahami pemanfaatan platform PINTAR Kemenag, termasuk informasi pembelajaran, tata cara mengikuti program pelatihan, serta pemanfaatan fasilitas pengembangan kompetensi yang tersedia. Dengan mengikuti kegiatan secara daring, penyuluh dapat memperoleh informasi dan arahan tanpa harus meninggalkan tempat tugas. Hal ini sejalan dengan kebutuhan aparatur untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
Joharulloh, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi penyuluh untuk memperluas wawasan mengenai pembelajaran digital di lingkungan Kementerian Agama. “Melalui coaching clinic PINTAR Kemenag, kami berharap dapat lebih memahami pemanfaatan platform pembelajaran yang tersedia. Pengembangan kompetensi harus terus dilakukan agar penyuluh semakin siap menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Joharulloh.
Bagi Penyuluh Agama Islam, peningkatan kompetensi merupakan bagian penting dari upaya memperkuat kualitas bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan dan pendampingan diharapkan dapat menunjang pelaksanaan tugas, baik dalam menyampaikan materi keagamaan, memberikan konsultasi, maupun melakukan pembinaan di wilayah binaan. Karena itu, pemanfaatan sarana pembelajaran digital menjadi salah satu langkah untuk mendorong budaya belajar yang berkelanjutan.
Melalui keikutsertaan dalam Zoom Meeting Coaching Clinic PINTAR Kemenag, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas diri seiring perkembangan layanan digital. Diharapkan, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga pelayanan bimbingan keagamaan semakin profesional, efektif, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Semangat belajar ini menjadi bagian dari ikhtiar KUA Wangon untuk terus memberikan kontribusi positif bagi umat.(srf)
