HUT RI #81

Bentengi Diri di Era Digital, MTs MANU 1 Kebasen Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Oleh HUMAS
SHARE

 

Kebasen – MTs Ma’arif NU 1 Kebasen menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Mengangkat tema tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, kegiatan ini diselenggarakan untuk mengambil ibrah (hikmah) serta keutamaan hidup sebagai bekal meraih syafaat di yaumul akhir. Senin (31/08)

Dalam sambutannya, Kepala MTs Ma’arif NU 1 Kebasen menegaskan bahwa bukti utama kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW adalah dengan menjaga dan menjalankan sholat lima waktu.

"Apalagi kita hidup dalam era digital yang sangat pesat, kita harus mampu membentengi diri. Cara terbaiknya adalah dengan meneladani kedisiplinan, kejujuran, kecerdasan, serta sikap amanah dari beliau Nabi Agung Muhammad SAW," tegasnya.

Suasana semakin khidmat dan bermakna dengan hadirnya penceramah KH. Muhammad Ali Ridlo dari Desa Randegan, Kecamatan Kebasen. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan sejarah kelahiran Nabi SAW pada Tahun Gajah di tengah zaman kebodohan (Jahiliyah), serta menekankan pentingnya menuntut ilmu.

"Para Nabi tidak meninggalkan harta dinar, melainkan meninggalkan ilmu. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11, bahwasanya Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu," tutur KH. Muhammad Ali Ridlo.

Untuk itu, ia memberikan beberapa amalan bagi para peserta didik, antara lain:

  • Membaca Surah Al-Waqi'ah secara konsisten setelah melaksanakan sholat Subuh.

  • Memperbanyak Sholawat Nariyah di sepanjang perjalanan menuju ke sekolah.

Menurutnya, amalan tersebut insyaAllah akan menerangi hati para siswa sehingga mudah menerima pelajaran, serta membuka pintu rezeki yang barokah bagi para orang tua. Ia juga mengingatkan agar setiap kali melakukan kesalahan atau maksiat, hendaknya segera memohon ampun dan tidak mengulanginya, belajar dari peristiwa Nabi Adam AS dan Siti Hawa.

Kemeriahan peringatan Maulid Nabi ini semakin terasa dengan berbagai penampilan seni religi dari peserta didik, mulai dari grup hadroh hingga lagu-lagu islami. Acara juga diselingi sesi tanya jawab interaktif antara narasumber dan para siswa yang bertabur banyak reward (hadiah). Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung menyenangkan, lancar, dan aman.