HUT RI #81

Bersabar Menjalani LDR, Bimwin KUA Jatilawang

KUA JATILAWANG
KUA JATILAWANG
23 Okt 2026
18x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 24-10-2026 16:19
SHARE

Jatilawang – Jarak boleh memisahkan raga, tetapi jangan biarkan jarak menjauhkan hati. Pesan inilah yang disampaikan Muhammad Taubah, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Jatilawang, saat memberikan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) kepada calon pengantin (catin) dengan materi “Kesabaran Menjalani LDR” (Long Distance Relationship). Jum'at (23/10)

Dalam bimbingannya, Muhammad Taubah mengingatkan bahwa menjalani rumah tangga jarak jauh membutuhkan kesabaran, kepercayaan, komunikasi yang terbuka, dan komitmen yang terus dijaga. Rindu yang tak selalu bisa dituntaskan dengan pertemuan hendaknya tidak berubah menjadi prasangka, sementara kesibukan dan perbedaan waktu jangan sampai memadamkan perhatian kepada pasangan.

Ia mengajak calon pengantin memahami bahwa kesetiaan bukan sekadar menjaga diri ketika berjauhan, tetapi juga menjaga perasaan pasangan melalui kejujuran dan kepedulian. Sebab, terkadang yang paling dibutuhkan bukan hadiah mahal, melainkan kabar sederhana yang meyakinkan bahwa cinta masih dirawat.

“Jarak mungkin membuat kita tak bisa menggenggam tangan pasangan setiap saat, tetapi jangan sampai membuat kita berhenti menggenggam kepercayaannya.” Kesabaran dalam LDR bukan hanya tentang menunggu hari untuk kembali bertemu, melainkan tentang tetap memilih satu sama lain meski rindu datang tanpa bisa segera dipeluk.

Melalui Bimwin ini, Muhammad Taubah berharap calon pengantin mampu membangun rumah tangga yang kokoh dalam kepercayaan dan dewasa dalam menghadapi ujian jarak. Sebab, cinta yang tulus bukan berarti tidak pernah merasa sepi, melainkan tetap menjaga janji ketika orang yang dicintai belum bisa berada di sisi.