Bimbingan Perkawinan Pra Nikah untuk Catin Fokus pada Materi Nafkah Lahir dan Batin
Banyumas – KUA Lumbir kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah sebagai upaya meningkatkan kesiapan calon pengantin dalam memasuki kehidupan rumah tangga. Pada kesempatan ini, peserta bimbingan adalah pasangan calon pengantin Sefriani dan Wahyudiono, yang dijadwalkan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Selasa (02/12)
Kegiatan bimbingan berlangsung di Aula KUA Lumbir dan dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Lumbir, Rizki Nur Azizah. Dalam pelaksanaan bimbingan, penyuluh menekankan pentingnya pemahaman mendalam terkait nafkah lahir dan batin sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga keharmonisan dan keberlanjutan rumah tangga.
Pada sesi nafkah lahir, Penyuluh Rizki Nur Azizah menjelaskan bahwa suami memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, seperti sandang, pangan, papan, serta kebutuhan lain yang menunjang kehidupan sehari-hari. Penjelasan ini disampaikan dengan merujuk pada prinsip-prinsip syariat Islam dan regulasi yang mengatur hak serta kewajiban dalam keluarga. Suami diharapkan dapat bertanggung jawab secara finansial sekaligus mengelola ekonomi rumah tangga secara bijaksana.
Sementara itu, pada bagian nafkah batin, catin dibimbing untuk memahami pentingnya kasih sayang, perhatian, komunikasi yang sehat, serta keharmonisan hubungan suami istri. Penyuluh menegaskan bahwa nafkah batin tidak hanya berkaitan dengan hubungan fisik, tetapi juga mencakup dukungan emosional, penghargaan, dan sikap saling menghormati. Kedua calon pengantin diajak membangun kesadaran bahwa kebahagiaan rumah tangga lahir dari keseimbangan antara kebutuhan jasmani dan rohani.
Dalam kesempatan tersebut, KUA Lumbir kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan bimbingan perkawinan yang bermutu, sebagai bagian dari upaya membentuk keluarga yang kokoh dan sejahtera. Melalui bimbingan ini, diharapkan Sefriani dan Wahyudiono memperoleh pemahaman yang utuh sehingga mampu mengemban peran sebagai suami dan istri dengan penuh tanggung jawab.
KUA Lumbir berharap kegiatan ini menjadi bekal berharga bagi kedua calon pengantin dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta menjadi awal perjalanan rumah tangga yang penuh keberkahan. Dengan terselenggaranya bimbingan perkawinan ini, KUA Lumbir kembali menunjukkan perannya sebagai lembaga yang aktif dalam pembinaan masyarakat menuju keluarga yang tangguh dan berdaya.
