Bimwin KUA Jatilawang Bekali Catin Tentang Pentingnya Keterbukaan dan Kesepahaman Sebelum Menikah
Jatilawang – Muhammad Taubah, Penyuluh Agama KUA Jatilawang, memberikan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) kepada pasangan calon pengantin Gian Arjun Putra Hadiansyah dan Rizki Risma Yana dengan membahas pentingnya keterbukaan dan kesepahaman dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga. Melalui dialog dan diskusi interaktif, bimbingan ini diarahkan untuk membekali kedua calon pengantin agar mampu membangun keluarga yang harmonis melalui komunikasi yang sehat, perencanaan bersama, dan kesepakatan sebelum memasuki jenjang pernikahan. Rabu (04/11)
Dalam bimbingan tersebut, Muhammad Taubah mengajak kedua calon pengantin mendiskusikan berbagai persoalan mendasar yang akan mewarnai kehidupan setelah menikah, meliputi pengelolaan keuangan, pekerjaan, tempat tinggal, batasan pribadi, serta harapan masing-masing terhadap kehidupan rumah tangga. Setiap persoalan perlu dibicarakan secara terbuka agar tidak menjadi sumber kesalahpahaman ketika keduanya telah mengarungi bahtera perkawinan.
Ia menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan mempertemukan dua latar belakang, kebiasaan, dan harapan dalam satu tujuan kehidupan. Karena itu, kemampuan mendengarkan, menghargai perbedaan, serta mencari kesepakatan menjadi fondasi penting untuk membangun hubungan yang sehat dan saling menguatkan.
Melalui Bimwin ini, kedua calon pengantin diharapkan memiliki kesiapan yang lebih matang dalam memasuki kehidupan berumah tangga. Sebab, keluarga yang kokoh tidak dibangun dengan kesempurnaan, melainkan dengan kejujuran, kesediaan untuk saling memahami, dan komitmen untuk tumbuh bersama dalam suka maupun duka.
