Bimwin Mandiri KUA Sumbang, Penguatan Psikologi Keluarga dan Pembentukan Generasi Berkualitas

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – KUA Sumbang kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri. Pelaksanaan Bimwin kali ini diikuti oleh satu pasangan calon pengantin (catin) dari Desa Sikapat, yakni Kiki Fatmawati dan Nur Hasan. Meskipun jumlah peserta hanya satu pasang, kegiatan tetap berjalan dengan khidmat, fokus, dan interaktif. Rabu (04/03)

Kegiatan dipandu oleh fasilitator dari KUA Sumbang, Nadzifatul Choirunnisa, yang memastikan seluruh rangkaian berjalan sesuai kurikulum bimbingan perkawinan. Selain itu, hadir pula dua narasumber, yaitu Seviana Kholifah dan Rikin, yang masing?masing membawakan materi penting terkait kesiapan membangun rumah tangga.

Materi pertama disampaikan dengan pendekatan psikologi keluarga, membahas tentang kesiapan mental calon pasangan dalam menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga. Pemateri menekankan pentingnya komunikasi, empati, serta kemampuan mengelola emosi sebagai fondasi utama dalam mewujudkan keluarga harmonis.

Materi berikutnya membahas kebutuhan dalam keluarga, baik kebutuhan fisik, emosional, maupun spiritual. Calon pengantin diajak untuk memahami peran serta tanggung jawab masing?masing guna menciptakan lingkungan keluarga yang sehat dan saling mendukung.

Narasumber juga menyoroti pentingnya mewujudkan generasi yang berkualitas sebagai bagian dari tujuan pernikahan. Pembahasan ini meliputi pola asuh, pendidikan anak, keteladanan, serta bagaimana orang tua harus berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan sejak dini.

Seluruh materi disampaikan secara sederhana, jelas, dan mudah dipahami oleh kedua calon pengantin. Peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang sering muncul dalam kehidupan rumah tangga, sehingga kegiatan berjalan dengan suasana yang terbuka dan komunikatif.

Dengan adanya Bimwin Mandiri ini, KUA Sumbang berharap kedua calon pengantin mampu mempersiapkan diri secara lahir dan batin sebelum memasuki kehidupan pernikahan, serta dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.