Bina Kerohanian Warga Binaan, Penyuluh Agama Islam Bimbing Baca Al-Qur'an di Lapas Narkotika
Oleh KUA PURWOKERTO TIMUR
Purwokerto – jajaran Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan kerohanian bagi masyarakat. Dipimpin oleh Mohammad Yusup bersama tim penyuluh lainnya, mereka menggelar kegiatan bimbingan baca Al-Qur'an bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Purwokerto. Kamis (30/7).
Kegiatan rutin ini bertujuan untuk memberikan bekal keagamaan serta meningkatkan literasi Al-Qur'an bagi para warga binaan selama menjalani masa pemasyarakatan.
Mohammad Yusup mengapresiasi antusiasme dan perkembangan positif para peserta selama mengikuti bimbingan. Banyak di antara warga binaan yang mengalami kemajuan signifikan dalam membaca Kitab Suci.
"Alhamdulillah, banyak dari mereka sudah bisa membaca Al-Qur'an. Namun tetap kami bimbing agar sesuai dengan hukum tajwid dan makhorijul huruf-nya," ujar Mohammad Yusup di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, pihak Lapas Narkotika Purwokerto menyambut baik sinergi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh para penyuluh agama. Nurul, selaku staf Lapas Narkotika Purwokerto, menyampaikan apresiasinya atas keberlanjutan program pembinaan kerohanian tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa kehadiran para penyuluh agama memberikan dampak positif yang nyata bagi perubahan perilaku dan kesadaran spiritual para warga binaan.
"Kami sangat berterima kasih atas dedikasi para penyuluh agama yang secara telaten membimbing warga binaan kami. Program bimbingan Al-Qur'an ini tidak hanya mengajarkan cara membaca dengan benar, tetapi juga menjadi sarana pendekatan diri kepada Allah SWT. Kami berharap pembinaan ini dapat membentuk karakter mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat," ungkap Nurul.
Suasana bimbingan berlangsung penuh kekhusyukan dan keakraban. Para warga binaan tampak bergantian menyimak dan mempraktikkan bacaan Al-Qur'an di bawah bimbingan langsung para penyuluh. (jw)
