Dekat Dengan KUA Tapi Jauh Aldan dan Marlina Memilih Nikah Di Rumah

Oleh KUA Tambak
SHARE

PESANTREN – Perbaikan dan penutupan jalan utama menuju Kantor Urusan Agama (KUA) Tambak membawa cerita tersendiri bagi pasangan calon pengantin asal Desa Pesantren, Aldan dan Marlina. Pasangan ini memutuskan untuk melangsungkan prosesi akad nikah di kediaman mempelai wanita. Selasa (28/7)

Keputusan untuk menggelar pernikahan di rumah * (bedol)* ini diambil lantaran akses jalan menuju kantor KUA Tambak ditutup total dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan. Jikapun dipaksakan menuju KUA, rombongan harus memutar melintasi jalur alternatif yang jaraknya jauh lebih memutar dan memakan waktu.

Demi menjaga kekhusyukan, kenyamanan para tamu undangan, serta kelancaran jalannya acara, keluarga besar Aldan dan Marlina akhirnya sepakat mengajukan permohonan pelayanan nikah di luar kantor.

Petugas Penghulu dari KUA Tambak pun hadir langsung ke lokasi di Desa Pesantren untuk memimpin dan mencatat jalannya prosesi ijab kabul. Meski lokasi pelaksanaan berpindah ke rumah, suasana sakral dan kebahagiaan prosesi pernikahan tetap terasa kental.

"Karena akses jalan menuju KUA sedang diperbaiki dan jalurnya muter lumayan jauh, kami sepakat menggelar akad nikah di rumah saja. Alhamdulillah, pelayanan dari pihak KUA Tambak sangat sigap dan petugas penghulu bisa hadir tepat waktu," ungkap pihak keluarga mempelai.

Prosesi ijab kabul berlangsung dengan lancar, tertib, dan khidmat. Pernikahan di rumah ini menjadi solusi praktis dan berkesan bagi pasangan Aldan dan Marlina di tengah dinamika pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Tambak.