Kisah Inspiratif Penyuluh Agama KUA Wangon

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas – Selepas menjalankan tugas sebagai penyuluh agama di Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon, Masjo memiliki kesibukan lain yang tak kalah menyita perhatian warga sekitar. Setiap sore, pria yang sehari-hari bertugas memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat ini terlihat sibuk di kandang kecil belakang rumahnya, memberi makan beberapa ekor kambing peliharaannya. Selasa (28/07)

Rutinitas ini sudah dijalani Masjo sejak beberapa tahun terakhir. Menurutnya, memelihara kambing bukan sekadar mengisi waktu luang, tetapi juga menjadi bentuk ikhtiar untuk menopang perekonomian keluarga di luar tugas kedinasannya sebagai penyuluh agama.

"Setelah selesai tugas di kantor dan kegiatan penyuluhan di masyarakat, sore hari saya sempatkan untuk memberi pakan kambing. Ini sudah jadi kebiasaan, sekaligus bentuk syukur karena masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk berikhtiar," ujar Masjo, Penyuluh Agama KUA Wangon.

Menurut Masjo, aktivitas beternak ini tidak mengganggu tugas utamanya sebagai penyuluh agama. Ia justru menilai bahwa keseimbangan antara dakwah dan kerja fisik seperti beternak dapat memberikan manfaat tersendiri, baik dari sisi kesehatan maupun ketenangan batin setelah seharian berinteraksi dengan masyarakat.

Sosok Masjo pun mendapat apresiasi dari warga sekitar yang menilai kesederhanaan dan kegigihannya patut menjadi teladan. Bagi warga, sosoknya menunjukkan bahwa profesi sebagai penyuluh agama tidak menghalangi seseorang untuk tetap produktif dan mandiri secara ekonomi, sekaligus menjaga keseimbangan antara pengabdian kepada masyarakat dan kehidupan pribadi. (jhr)