Direktur KSKK Buka Pembinaan OMI Bidang Riset 2025, Dorong Generasi Emas Madrasah Raih Prestasi

Oleh MTSN2 Banyumas
SHARE

Tangerang (Humas) - Kegiatan Pembinaan dan Penguatan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Bidang Riset Tahun 2025 yang dilaksanakan dari tanggal 16-18 Oktober 2025 resmi dibuka oleh Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK), Nyayu Khodijah, di Hotel Grand El Hajj Cipondoh, Tangerang. Acara yang berlangsung hingga 18 Oktober 2025 ini bertujuan untuk mematangkan persiapan para peserta dan pembimbing dalam ajang kompetisi riset bergengsi di lingkungan madrasah. Jumat (17/10)

Kegiatan pembinaan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di lingkungan Kementerian Agama, antara lain Kepala Bidang Pendidikan Madrasah dan Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Banten, Pejabat Eselon III Kemenag Banten, Juri OMI RISET, Guru Besar Bidang Riset, Dosen Pembimbing OMI 3 Bidang, Direktur Bidang OMI Riset , Kasubbid Kesiswaan, Kasubbid Humas, dan Ketua Forum terkait.

Dalam sambutan pembukaannya, Direktur KSKK Nyayu Khodijah menyampaikan pesan yang membakar semangat para peserta. Beliau menekankan pentingnya semangat belajar yang tak mengenal usia.

"Anak-anakku, teruslah belajar. Tidak ada batasan usia dalam belajar. Semangat terus untuk meraih prestasi dan menjadi generasi emas yang membanggakan serta bermanfaat untuk lingkungan dan orang lain," ujar Direktur KSKK.

Beliau juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta yang akan berjuang dalam kompetisi. "Selamat berjuang, berikan yang terbaik, dan tetap termotivasi untuk terus maju," tutupnya.

Pembinaan dan Penguatan OMI Bidang Riset ini merupakan langkah strategis Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas penelitian dan inovasi di kalangan siswa madrasah, sekaligus menyiapkan mereka untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Selama tiga hari, peserta akan mendapatkan bimbingan intensif dari para pakar untuk menyempurnakan proyek riset termasuk peserta dari MTsN 2 Banyumas yang juga turut hadir beserta peserta dari MAN 1 Banyumas dan MAN 3 Banyumas. 

Nuri Rifda Afifah dan Hasnaa Fatin Nur Sidqia (7A) penelitian muda MTsN 2 Banyumas turut serta hadir ikut mendengarkan dan semakin bertambah semangat setelah mendengarkan pesan yang disampaikan oleh Direktur KSKK. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan peneliti-peneliti muda dari madrasah yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak mulia sesuai dengan nilai-nilai Islam.(Ning/twm)