Doa Pagi dan Kata Bijak Kuatkan Langkah GTK MTs Negeri 3 Banyumas

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas - Suasana pagi yang masih segar menjadi saksi dimulainya rutinitas penuh makna di MTs Negeri 3 Banyumas. Tepat pukul 06.50 WIB, seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berkumpul di ruang guru untuk mengawali hari dengan doa bersama. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum spiritual untuk menyatukan hati, meluruskan niat, serta meneguhkan komitmen dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik. Selasa (05/05)

Doa pagi dipimpin langsung oleh Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, H. Sudir, didampingi oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Ibni Ali Arifin. Dengan penuh khidmat, kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan Surat Al-Insyirah yang dibaca sebanyak tiga kali. Lantunan doa yang mengalun lembut menciptakan suasana haru sekaligus menenangkan, menghadirkan energi positif untuk memulai aktivitas hari itu.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan kabar membanggakan yang menambah semangat seluruh GTK. Salah satu siswa MTs Negeri 3 Banyumas, Muhammad Amar Kurniawan, berhasil lolos dalam seleksi Jambore Nasional XII Tahun 2026 sebagai bagian dari kontingen Kwartir Cabang Banyumas. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, pembinaan, dan doa yang terus mengiringi mampu mengantarkan siswa meraih pencapaian gemilang di tingkat nasional.

Kegiatan pagi semakin bermakna dengan sesi “kata bijak hari ini” yang disampaikan oleh Kharisma Wulansuci. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh GTK untuk kembali merefleksikan makna bekerja dan menjalani kehidupan. “Bekerjalah untuk suatu tujuan, bukan untuk pujian. Hiduplah untuk berekspresi, bukan untuk mengesankan,” ungkapnya dengan penuh ketulusan, menyentuh hati para pendengar.

Pesan tersebut menjadi pengingat mendalam bahwa esensi dari pengabdian sebagai pendidik terletak pada keikhlasan dan ketulusan dalam berkarya. Bukan sekadar mengejar pengakuan, namun lebih pada bagaimana memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan lingkungan sekitar. Nilai-nilai inilah yang terus ditanamkan dan dijaga dalam budaya kerja di MTs Negeri 3 Banyumas.

Melalui doa pagi dan untaian kata bijak, seluruh GTK mendapatkan suntikan semangat baru untuk menjalani hari dengan penuh dedikasi. Kegiatan sederhana namun sarat makna ini menjadi fondasi kuat dalam membangun karakter, mempererat kebersamaan, serta menjaga semangat kolektif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inspiratif dan penuh keberkahan. (HumasMTsN3)