DPD AGPAII Kabupaten Banyumas Gelar Workshop SKP dan Kurikulum Prototipe 2022

Oleh Dudiyono
SHARE

Purwokerto: Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Kabupaten Banyumas bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menggelar Workshopp Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan Pengenalan Kurikulum Prototipe Paradigma Baru 2022. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang Aula Al Ikhlas Kankemenag Kabhu Banyumas Kamis (30/12) yang diikuti 42 orang yang terdiri dari Guru PAI di lingkungan Kemenag Banyumas dan Pengawas PAI.

 

Kakan Kemenag Banyumas Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada DPD AGPAII yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dan berharap kepada Guru PAI yang ber NIP dibawah Kemenag untuk ikut berpartisipasi dan mengayuhbagyo rangkaian kegiatan memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-76 Kementerian agama tahun 2022 yang kegiatan puncaknya dilaksanakan tanggal 3 Januari 2022.

 

Ia berharap, “untuk pelaksanaan SKP dan kurikulum terbaru agar segera dipelajari dan dipahami. Secara umum pelaksanaan SKP tanggungjawabnya ada di kantor Kemenag. Dengan adanya SKP menjadi salah satu indikator penilaian pribadi untuk promosi ke jenjang berikutnya. Dengan adanya workshop SKP ini diharapkan tidak ada yang terlambat dalam penyusunannya, kalau ada kesulitan bisa dikoordinasikan dengan bagian kepegawaian. Harapan kami tidak ada Guru PAI yang SKP nya belum membuat. Dengan SKP sebagai salah satu kelengpakan untuk naik pangkat yang dengan demikian tentu akan tingkatkan kesejahteraan dan meningkatkan kinerja”, pungkas Akhsin.

 

Pada acara yang sama, Kasi PAI Kemenag Banyumas Agus Setiawasn, S.Sos.I menyampaikan, “Penyusunan SKP ini merupakan hal yang penting, apalagi sekarang ada format yang baru yang tentu harus dipahami oleh Guru PAI. Oleh karenanya mohon ikuti kegiatan ini dengan baik sehingga GPAI akan paham dalam penyusunan SKP terbaru. Demikian halnya untuk tranformasi kurikulum yang mengalami perubahan, Guru PAI tentu harus segera menyikapi perubahan tersebut agar di lapangan dapat disesuaikan dalam pelakanaan pembelajaran”, ungkap Agus singkat.

 

Dra. Siti Nur Hidayati, M.Pd selaku narasumber dan sekaligus PPAI Kemenag Banyumas dalam pemaparan materinya menyampaikan, “Kurikulum prototipe paradigma baru ini terlahir dari respon pemerintah yang sangat cepat dan ada linieritas dengan program sekolah penggerak. Kurikupul paradigma baru jika kita pahami dari sisi lini masa berawal dari masa pra pandemi yang masih menggunakan kurikulum 2013, dilanjutkan pada masa pandemi yang kita semua menggunakan kurikulum 2013 darurat pada Tahun Pelajaran 2020-2021, dilanjutkan Kurikulum 2013 darurat dan kurikulum prototipe untuk Sekolah Penggerak dan SMK Program Khusus di tahun pelajaran 2021-2022. Dan di tahun 2022 – 2024 sebagai masa pemulihan pembelajaran kurikulum prototipe ini sebagai opsi untuk diimplementasikan pada semua satuan pendidikan dengan tetap dilakukan evaluasi melalui kebijakan kurikulum nasional”, jelasnya.

 

Pada saat yang sama, Iwan Yuni Pramono, SH selaku pemateri dari analis kepegawaian Kemenag Kabu Banyumas menyampaikan, “SKP adalah Sasaran Kinerja Pegawai berbasis hasil, SKP disusun berjenjang berdasarkan penyelarasan dan memiliki Indikator Kinerja Individu (IKI) serta target yang SMART. Pnilaian kinerja bagi ASN ini penting untuk dilakukan dalam rangka menjamin objektivitas pembinaan PNS yang dilakukan berdasarkan sistem prestasi dan sistem karier. Penilaian Kinerja adalah salah satu proses rangkaian dalam Sistem Manajemen Kinerja PNS”, jelasnya. (Du)