Dua Siswa MTsN 2 Banyumas Ikuti Youth Volunteer Leadership Camp (YVLC) 2026 di Baturraden
Oleh MTSN2 Banyumas
Banyumas – Dua siswa berprestasi dari MTsN 2 Banyumas resmi didelegasikan untuk mengikuti ajang bergengsi Youth Volunteer Leadership Camp (YVLC) - FORPIS Banyumas 2026. Kegiatan pelatihan kepemimpinan berbasis perkemahan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 7–9 Juli 2026, bertempat di Taman Langit Baturraden, Desa Kebumen, Kecamatan Baturraden. Rabu (08/07)
Kedua perwakilan tangguh dari Unit PMR Madya MTsN 2 Banyumas tersebut adalah Zaydan Zianur Azizi dari kelas 9D dan Maulida Dwi Batari dari kelas 9B. Selama mengikuti rangkaian kegiatan luring, mereka didampingi langsung oleh Pembina Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) MTsN 2 Banyumas.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas ini dirancang untuk membentuk kader muda yang cinta tanah air, memiliki jiwa kepemimpinan, kerja sama tim, serta kepedulian sosial yang tinggi. Selama di Taman Langit Baturraden, para peserta mengikuti berbagai agenda padat, mulai dari tes pengetahuan kepalangmerahan, Focus Group Discussion (FGD), outbound leadership, hingga workshop manajemen organisasi PMR.
Pembina PMR MTsN 2 Banyumas, Imroatun Najihah, yang mendampingi langsung di lokasi kegiatan menyampaikan rasa optimisnya terhadap kedua anak didiknya.
"Kegiatan YVLC ini merupakan kesempatan emas bagi Zaydan dan Maulida untuk mengasah kapasitas diri mereka. Kami berharap, sepulang dari Taman Langit Baturraden, mereka dapat membawa ilmu manajemen organisasi serta menularkan virus positif kepemimpinan dan jiwa kemanusiaan ini kepada seluruh anggota PMR di madrasah," ujarnya.
Dukungan penuh juga mengalir dari pihak madrasah. Kepala MTsN 2 Banyumas, Atik Restusari, mengungkapkan rasa bangga atas keterlibatan aktif siswanya dalam organisasi kemanusiaan di tingkat kabupaten.
"Kami sangat bangga dan mendukung penuh keikutsertaan ananda Zaydan dan Maulida dalam Youth Volunteer Leadership Camp tahun ini. Pengalaman berjejaring dengan ratusan relawan muda se-Kabupaten Banyumas akan membentuk karakter mereka menjadi pemimpin yang visioner, berintegritas, dan tanggap sesama. Ini sejalan dengan visi madrasah untuk mencetak generasi yang unggul dan berakhlakul karimah," tegas Atik Restusari,
Melalui kegiatan intensif ini, Zaydan dan Maulida tidak hanya belajar menjadi relawan yang siap berkontribusi bagi gerakan kemanusiaan PMI, tetapi juga secara otomatis resmi terdaftar sebagai anggota Forum Remaja Palang Merah Indonesia (FORPIS) Kabupaten Banyumas masa bakti 2026–2027.(Ning/twm)
