HUT RI #81

Eksplorasi Pendekatan Komprehensif Penyuluh KUA untuk Pendidikan Karakter Non-Akademis Siswa

KUA KEMRANJEN
KUA KEMRANJEN
31 Jan 2026
8x dibaca
SHARE

Banyumas - Dalam era globalisasi saat ini, pendidikan tidak hanya sekadar memfokuskan pada aspek akademis, tetapi juga perlu mengedepankan pendidikan karakter. Salah satu upaya yang dilakukan oleh KUA Kemranjen adalah merancang pendekatan komprehensif dalam menyiapkan generasi penerus yang berakhlak mulia. Jumat (30/01).

Tim Penyuluh Agama Islam KUA Kemranjen, yang terdiri dari Rofiqoh, Wafiqul Umam, Sigit Panuntun, Miftakhudin, dan Yono, telah berkomitmen untuk berkontribusi dalam mengembangkan pendidikan karakter non-akademis bagi siswa di SMP Tamtama Kemranjen. Mereka menyadari pentingnya penanaman nilai-nilai keagamaan yang kokoh, yang mencakup kejujuran, amanah, dan kasih sayang.

Pendekatan yang diterapkan oleh KUA Kemranjen menekankan integrasi antara pendidikan agama dengan pembentukan akhlakul karimah. Melalui program-program yang melibatkan siswa secara langsung, seperti pembinaan disiplin ibadah dan kegiatan sosial, mereka dapat belajar dan menerapkan nilai-nilai positif di kehidupan sehari-hari. Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan spiritual siswa, tetapi juga meningkatkan empati di tengah masyarakat.

Salah satu faktor kunci dalam membentuk karakter siswa adalah teladan yang diberikan oleh orang tua dan guru. Tim KUA Kemranjen bekerja sama dengan keluarga para siswa untuk mendukung proses ini. Dengan adanya sinergi antara sekolah dan rumah, siswa akan lebih mudah memahami dan menginternalisasi nilai-nilai yang diajarkan. Kolaborasi ini bertujuan agar siswa dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak terpuji.

Dengan pendekatan komprehensif yang diterapkan oleh KUA Kemranjen, diharapkan dapat tercipta generasi penerus yang memiliki nilai-nilai moral dan spiritual yang kuat. Program-program yang dilaksanakan di SMP Tamtama Kemranjen telah menunjukkan dampak positif dalam pembentukan karakter siswa. Melalui berbagai kegiatan, mereka belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Dalam kesimpulannya, KUA Kemranjen bersinergi dan berdampak positif dalam menciptakan siswa yang memiliki karakter yang baik. Melalui upaya bersama antara tim penyuluh, orang tua, dan guru, diharapkan pendidikan karakter non-akademis dapat berkembang dan menjadi pilar penting dalam mencetak generasi masa depan yang berakhlak. (yn)