Emak-emak Latihan Merawat Jenazah

Oleh KUA baturraden
SHARE

Baturraden, 13 Desember 2021, Pemerintahan Desa Karangtengah telah menyelenggarakan Pelatihan Pemulasaran Jenazah. Kegiatan yang seluruh pesertanya ibu-ibu ini digerakkan oleh Tim Penggerak PKK Desa Karangtengah. Sesuai nama lembaganya, mereka menggerakkan ibu-ibu di desa untuk lebih berdaya terutama dalam hal merawat jenazah.

Dua puluh orang peserta yang merupakan perwakilan dari setiap Rukun Warga (RW) mengikuti kegiatan dengan ini dengan sungguh-sungguh. Nampak dari foto yang ada mereka semua memperhatikan narasumber saat menyampaikan materi di samping "jenazah".

Menurut Kepala Desa Karangtengah, Bapak Barkah Pujiarto, kegiatan ini bertujuan supaya masyarakat bisa melakukan perawatan terhadap jenazah secara benar.
"Kegiatan Pemulasaran Jenazah ini tujuannya ialah untuk melatih masyarakat, dalam hal ini ibu-ibu ya, agar dapat merawat jenazah dengan benar, sesuai ajaran agama," kata Pak Kades dalam sambutannya.

Kegiatan ini selain untuk menambah wawasan merawat jenazah dengan benar, juga bertujuan untuk meningkatkan responsibilitas masyarakat apabila sewaktu-waktu ada warga yang meninggal. Karena yang biasanya "standby" di rumah selama 24 jam adalah ibu-ibu, maka mereka perlu dibekali keterampilan ini agar pemulasaran jenazah bisa segera dilaksanakan, tidak tertunda-tunda. Hal ini sebagaimana dikatakan Kepala Camat Baturraden, Bapak Budi Nugroho, dalam sambutannya.
"Pemulasaran jenazah adalah kewajiban setiap warga, masyarakat. Sehingga perlu pembekalan seperti  ini. Jadi jika ada kejadian, bisa langsung ditangani sebagai bentuk aplikasi syariat bahwa perawatan jenazah harus segera dilakukan, tidak ditunda-tunda," kata Pak Camat serius.

Dalam acara tersebut turut hadir juga Ketua TP PKK Kabupaten Banyumas, Ibu Erna Sulistiowati yang mengapresiasi serta memberikan saran yang sangat membangun. Katanya, pelatihan ini jangan dipandang dari sisi agama saja, tetapi juga dari sisi kesehatan.
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini," kata Istri dari Orang Nomor Satu di Kabupaten Banyumas ini.
"dan saya berharap pelatihan ini bukan hanya dari sisi agama saja, tetapi juga memperhatikan sisi kesehatan terutama saat memandikan," pungkasnya.

Kegiatan ini diisi oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Baturraden, Hariyanto, S.H. dan Asror, S.H.I., yang berkantor di KUA Kecamatan Baturraden. (mas fath)