Pegawai KUA Beri Penguatan Spiritual Bagi Rekan yang Jalani Operasi
Oleh KUA baturraden
Purwokerto – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti koridor Rumah Sakit Wiradadi Husada, Sokaraja, pada Selasa siang. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas medis, tampak sekelompok pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Baturraden hadir memberikan dukungan moril bagi rekan sejawat mereka, Nani, seorang Penyuluh Agama yang tengah berjuang menjalani prosedur operasi. Selasa (21/04/2026)
Nani dijadwalkan menjalani operasi pengangkatan kelenjar getah bening di area leher pada pukul 14.00 WIB. Sejak Selasa pagi, ia telah didampingi oleh putra bungsunya. Namun, bagi keluarga besar KUA Baturraden, kehadiran fisik dan dukungan mental adalah bentuk komitmen yang tidak bisa ditawar.
Kepedulian ini bukan sekadar rencana mendadak. Mengetahui jadwal operasi tersebut, sejumlah pegawai KUA Baturraden secara sadar mempercepat ritme kerja mereka sejak pagi hari. Mereka bergegas menyelesaikan tugas-tugas administratif dan pelayanan masyarakat agar dapat hadir tepat waktu di rumah sakit.
Dedikasi tersebut membuahkan hasil. Tepat pukul 13.00 WIB, satu jam sebelum jadwal operasi dimulai, empat orang rekan kerja Ibu Nani telah berada di lokasi untuk memberikan dukungan. Kehadiran para pegawai ini tidak hanya untuk mengisi ruang tunggu. Sebagai insan yang berkecimpung di bidang keagamaan, mereka memberikan penguatan mental dan spiritual layaknya layanan bimbingan rohani profesional.
Luthfiyati, salah satu rekan yang ikut mendampingi, memberikan pesan-pesan penyejuk hati untuk menenangkan kegelisahan Nani. Ia mengingatkan pentingnya menjaga hati dan pikiran agar tetap selaras dengan ketetapan Tuhan.
"Bu Nani harus tetap tenang dan senantiasa berprasangka baik (husnudzon) kepada Allah SWT. Yakinlah bahwa Allah adalah Sang Maha Penyembuh, dan operasi ini adalah jalan menuju kesehatan kembali," ujar Luthfiyati memberikan penguatan.
Proses operasi yang berlangsung selama kurang lebih 40 menit tersebut berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Saat dipindahkan ke ruang pemulihan, rona lega dan ceria terpancar dari wajah Nani, menghapus ketegangan yang sempat menyelimuti sejak pagi.
Meski kondisinya dinyatakan stabil dan baik, tim medis RS Wiradadi Husada menyarankan agar beliau menjalani observasi dan istirahat total di rumah sakit. Berdasarkan keterangan dokter, beliau baru diperkenankan kembali ke rumah pada keesokan harinya.
Aksi solidaritas ini menjadi bukti bahwa KUA Kecamatan Baturraden bukan sekadar tempat bekerja, melainkan sebuah ekosistem kekeluargaan yang saling menguatkan dalam suka maupun duka. Semangat inilah yang diharapkan terus terjaga, membawa dampak positif bagi pelayanan masyarakat melalui tim yang solid dan harmonis.
Semoga Nani lekas pulih dan bisa kembali menebar manfaat di tengah masyarakat! (Fth)
