HUT RI #81

Fenomena Alam Sebagai Tanda Kebesaran Ilahi, Penyuluh Koordinir Sholat Gerhana Bulan

K
KUA SUMPIUH
04 Mar 2026
72x dibaca
SHARE

Banyumas – Masyarakat Kelurahan Sumpiuh, khususnya jamaah Mushola Kedung Santen, melaksanakan ibadah Sholat Gerhana Bulan (Khusuf) pada Selasa malam. Kegiatan ini dikoordinir langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh, Laeli Najihah, sebagai bagian dari upaya edukasi ibadah dan pembinaan mental keagamaan bagi warga setempat. Selasa (03/03)

Pelaksanaan sholat sunnah dua rakaat tersebut dilakukan secara berjamaah tepat setelah menunaikan sholat Maghrib. Hadir dalam kesempatan tersebut tokoh agama dan warga sekitar yang antusias mengikuti rangkaian ibadah meskipun dalam suasana khusyuk.

Bertindak sebagai imam sekaligus khatib dalam rangkaian ibadah ini adalah Sibyanudin. Dalam khotbah yang disampaikannya, beliau menekankan pentingnya meluruskan pandangan masyarakat terkait fenomena alam ini.

"Peristiwa gerhana bulan maupun matahari murni merupakan tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Hal ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan kematian seseorang, kelahiran, ataupun pertanda datangnya musibah tertentu," tegas Bapak Sibyanudin di hadapan para jamaah.

Beliau juga mengajak jamaah untuk senantiasa memperbanyak dzikir, istighfar, dan sedekah saat fenomena ini terjadi, sebagaimana tuntunan Rasulullah SAW, ketimbang mempercayai mitos atau khurafat yang tidak berdasar.

Sementara itu, Laeli Najihah selaku koordinator dari KUA Sumpiuh menyatakan bahwa koordinasi pelaksanaan sholat gerhana ini bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan sunnah Nabi dengan tata cara yang benar.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap momen fenomena alam seperti ini menjadi sarana dakwah untuk mempertebal keimanan dan pengetahuan fiqih masyarakat di wilayah kerja KUA Sumpiuh," ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung di Mushola Kedung Santen ini berjalan dengan tertib dan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara.