GPAI Harus Siap Hadapi Era Kurikulum Merdeka
Oleh Dudiyono
Kebumen: Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di Kabupaten Banyumas yang mendapat amanah sebagai Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Banyumas dan sosialisasi penerapan kurikulum merdeka, Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Mexolie Kabupaten Kebumen pada Rabu sampai dengan Kamis 23-24 Maret 2022.
Siti Nurhidayati, M.Pd selaku Pengawas Pendidikan Agama Islam Kementerian Pendidikan Kabupaten Banyumas pada jenjang SMA/SMK menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi Guru PAI yang mendapat amanah tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah, ini merupakan prestasi tersendiri yang perlu untuk dijadikan teladan bagi yang lain”, ungkapnya
“Kami berharap kepada mereka untuk terus berkiprah guna mengembamgkan diri, tidak hanya dalam lingkup MGMP PAI saja melainkan juga untuk meningkatkan peran Guru PAI sebagai pemimpin pendidikan di Era Education 5.0, yang tentu untuk mewujudkan hal tersebut menuntut GPAI mampu berkolaborasi dan bersinergi dengan semua kalangan”, pungkas Inung singkat.
Taepur M.Pd.I salah satu GPAI yang juga mendapat tugas tambahan sebagai Kepala SMK Kartek 2 Jatilawang menyampaikan, “Alhamdulillah kami dapat melaksanakan Rakor MKKS SMK dan juga sosialisasi Kurikulum Merdeka Mandiri dan Berubah. Dari kegiatan ini tentunya kami memiliki tanggung jawab untuk meudian mendiseminasikan hasil sosialisasinya kepada civitas akademik di sekolahnya”, ungkapnya.
“Ya sesuai arahan ketika penyampaian materi oleh Pengawas dan Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Propinsi Jawa Tengah Maryanto, S.Pd. M.Sc, beliau sangat berharap bahwa hasil sosialisasi kurikulum merdeka hari ini untuk segera para Kepala SMK melakukan Pengimbasan dan Pendampingan kepada SMK yang belum menerima materi tersebut, dan SMK untuk segera tersebut segera mendaftarkan diri untuk mengikuti pengimbasan Kurikulum Merdeka”, tegas Taepur.
“Kami GPAI yang mengikuti Rakor MKKS dan Sosialisasi Kurikulum Merdeka ada 4 (empat) orang GPAI yang kebetulan mendapat amanah tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah yakni Muhammad, SHI dari SMK Miftahul Huda Rawalo, Moh.Nukman, S.Ag dari SMK Widya Karya Purwokerto, Mahfud S.Pd.I dari SMK Mulia Bhakti Purwokerto dan saya sendiri Taepur,M.Pd.I dari SMK Kartek 2 Jatilawang. Kami berharap semoga dengan kegiatan ini dapat meneruskan informasi tentang perubahan kurikulum ini demi kemajuan pendidikan kedepan”, pungkas Taepur. (DU)
