Hari Kedua MATAMUDA MTs Negeri 3 Banyumas Tanamkan Semangat Anti-Bullying dan Moderasi Beragama
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas – Memasuki hari kedua Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA), MTs Negeri 3 Banyumas menghadirkan materi yang sangat relevan dengan tantangan kehidupan remaja masa kini. Mengusung tema "Madrasah Menyenangkan, Aman, dan Ramah untuk Semua", para murid baru dibekali pemahaman tentang pencegahan perundungan (bullying), pelecehan seksual, intoleransi, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkarakter bagi seluruh peserta didik sejak hari pertama mereka menjadi keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas. Selasa (14/07)
Materi Madrasah Menyenangkan Anti-Bullying disampaikan oleh Bhabinkamtibmas, Sidik, yang mengajak para murid memahami berbagai bentuk bullying, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital. Selain itu, beliau juga menjelaskan berbagai bentuk pelecehan seksual yang perlu dikenali sejak dini, langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya keberanian untuk melapor apabila menjadi korban maupun menyaksikan tindakan yang merugikan orang lain. Dengan penyampaian yang komunikatif dan disertai contoh-contoh nyata, para murid diajak menjadi pelopor terciptanya budaya saling menghormati, saling melindungi, dan berani berkata tidak terhadap segala bentuk kekerasan.
Selanjutnya, materi Moderasi Beragama disampaikan oleh Amir Hidayat, yang menanamkan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan beragama secara seimbang. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan empat pilar utama moderasi beragama, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, serta sikap akomodatif terhadap budaya dan kearifan lokal. Para murid diajak memahami bahwa keberagaman merupakan anugerah yang harus dijaga melalui sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, serta menjunjung tinggi persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting agar peserta didik tumbuh menjadi generasi yang religius sekaligus terbuka terhadap keberagaman.
Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, Sudir, menyampaikan bahwa materi hari kedua MATAMUDA dirancang untuk memperkuat karakter peserta didik, bukan hanya dari aspek akademik, tetapi juga dalam membangun kepribadian yang berakhlak mulia. "Madrasah harus menjadi rumah kedua yang menghadirkan rasa aman, nyaman, dan membahagiakan bagi seluruh murid. Karena itu, sejak awal mereka kami bekali dengan pemahaman tentang bahaya bullying, pentingnya menghormati sesama, serta nilai-nilai moderasi beragama agar mampu hidup berdampingan secara damai di tengah masyarakat yang beragam," ungkap beliau.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan menegaskan bahwa MATAMUDA bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi momentum membangun budaya positif yang akan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Melalui kolaborasi dengan aparat kepolisian dan narasumber yang kompeten, madrasah berharap para murid memiliki keberanian untuk menjaga diri, menghormati orang lain, serta menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari perundungan, diskriminasi, dan kekerasan.
Melalui rangkaian kegiatan hari kedua ini, MTs Negeri 3 Banyumas kembali menegaskan komitmennya sebagai Madrasah KEREN NG'TREN yang tidak hanya mencetak peserta didik berprestasi, tetapi juga melahirkan generasi BERKAH LINGKUNGAN—Bertakwa, Kreatif dan Terampil, Adabi, Hijau, dan Lestari Lingkungan. Dengan karakter yang kuat, kepedulian sosial yang tinggi, serta semangat toleransi dan persaudaraan, diharapkan para murid baru mampu menjadi generasi yang cerdas, tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.(HumasMTsN3)
