Takmir Masjid Baitul Makmur Pengadegan Semangat Berlatih Rashdul Kiblat
Oleh KUA Wangon
Banyumas - Pengurus Takmir Masjid Baitul Makmur, Desa Pengadegan, menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam mengikuti pelatihan praktik rashdul kiblat (penentuan arah kiblat menggunakan bayang-bayang matahari). Kegiatan yang digelar di area kompleks masjid ini bertujuan untuk membekali para pengurus dengan kemampuan ilmu falak praktis, guna memastikan dan memantapkan akurasi arah kiblat demi kenyamanan serta keabsahan ibadah jemaah. Selasa (14/07)
Pelatihan ini dinilai sangat krusial mengingat arah hadap kiblat merupakan salah satu syarat sah dalam menunaikan ibadah shalat. Dengan memanfaatkan momentum astronomis di mana matahari tepat berada di atas Ka'bah, para takmir diajarkan cara menggunakan alat sederhana seperti benang, bandul pemberat, dan penggaris untuk menarik garis shaf yang presisi dan akurat secara ilmiah maupun syariat.
Perwakilan Takmir Masjid Baitul Makmur, Mahtum, menyambut baik dan bersyukur atas terselenggaranya kegiatan edukatif ini. Menurutnya, pemahaman mengenai metode penentuan arah kiblat secara mandiri sangat dibutuhkan oleh para pengurus masjid agar tidak terjadi keraguan di tengah-tengah masyarakat mengenai arah kiblat yang selama ini digunakan.
"Kami sangat bersemangat mengikuti latihan ini karena urusan arah shalat adalah hal yang sangat mendasar bagi umat Islam. Melalui praktik langsung rashdul kiblat ini, kami menjadi tahu cara mengoreksi dan memantapkan arah shaf secara ilmiah tanpa harus membongkar bangunan masjid," ungkap Mahtum di sela-sela kegiatan praktik.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para pengurus Masjid Baitul Makmur Pengadegan tidak hanya mampu menerapkan ilmu tersebut di masjid sendiri, tetapi juga bersedia membantu mushala atau rumah warga di lingkungan sekitar yang ingin mengecek akurasi arah kiblatnya. Kegiatan yang berlangsung tertib dan interaktif ini diakhiri dengan pengukuran bersama yang menghasilkan garis kiblat baru yang lebih mantap untuk kenyamanan beribadah seluruh jemaah. (jhr)
