Harmoni Suara Santri, Gema Asmaul Husna: Lomba Paduan Suara MTs Negeri 3 Banyumas Meriahkan Oktober Penuh Makna
BANYUMAS – Semarak kegiatan peringatan di bulan Oktober kembali menggema di MTs Negeri 3 Banyumas melalui lomba paduan suara antarkelas yang berlangsung penuh semangat dan kreativitas. Memasuki hari kedua rangkaian perlombaan, kegiatan ini menghadirkan perpaduan harmonis antara kecintaan terhadap tanah air dan penguatan nilai-nilai religius melalui dua lagu pilihan, yaitu Hari Santri Nasional dan Asmaul Husna. Uniknya, lomba ini wajib diikuti oleh seluruh anggota kelas, sehingga setiap murid memiliki kesempatan untuk terlibat, mengambil peran, dan menjadi bagian dari penampilan kelompoknya. Bukan sekadar ajang adu merdu suara, perlombaan ini menjadi ruang pembelajaran untuk menumbuhkan kekompakan, kedisiplinan, rasa percaya diri, serta semangat kebersamaan. Suasana semakin semarak ketika setiap kelas tampil membawa ciri khas masing-masing, memperlihatkan bahwa harmoni tidak hanya lahir dari suara yang indah, tetapi juga dari kesediaan setiap individu untuk menyatukan langkah demi tujuan bersama.
Penampilan para peserta berlangsung dengan penuh antusiasme. Setiap kelas berusaha memberikan persembahan terbaik melalui perpaduan vokal, penghayatan lagu, serta gerakan yang kompak dan serasi. Kreativitas murid juga tampak melalui penggunaan kostum yang menarik, termasuk selempang seragam yang menambah kesan rapi, percaya diri, dan berkarakter pada setiap penampilan. Berbagai ekspresi dan gaya pembawaan memberikan warna tersendiri dalam perlombaan, membuat suasana semakin hidup dan mengundang perhatian para penonton. Ada semangat yang terpancar dari setiap wajah, ada kesungguhan dalam setiap lantunan, dan ada kebanggaan ketika seluruh anggota kelas mampu tampil bersama. Melalui kegiatan ini, murid belajar bahwa sebuah penampilan yang kuat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, melainkan juga oleh latihan, kedisiplinan, komunikasi, dan kesediaan untuk saling mendukung. Setiap suara memiliki arti, setiap gerakan mempunyai peran, dan seluruh anggota menjadi bagian penting dalam membangun harmoni.
Untuk menjaga kualitas penilaian, lomba paduan suara kali ini menghadirkan dua juri, yakni Kursin Efendi Al-Ghazali, dan Nuraeni Imroatun. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, meliputi materi vokal dan intonasi, teknik dan pembawaan, penjiwaan serta ekspresi, penampilan dan kerapian, serta kelengkapan anggota kelas. Kriteria tersebut mendorong setiap kelompok untuk tidak hanya memperhatikan ketepatan nada dan kualitas suara, tetapi juga menghayati pesan lagu, menampilkan ekspresi yang sesuai, serta menjaga keselarasan antarpeserta. Kehadiran para juri menjadi bagian penting dalam memastikan perlombaan berlangsung secara objektif sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi murid untuk belajar tampil di hadapan penilai. Setiap kelas memiliki keunikan dan kekuatan tersendiri, sehingga perlombaan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan potensi sekaligus mengembangkan kemampuan bermusik dan keberanian berekspresi.
Lebih dari sekadar kompetisi, lantunan lagu Hari Santri Nasional mengajak seluruh murid untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama dalam perjalanan bangsa, sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda untuk meneruskan perjuangan melalui ilmu, akhlak, prestasi, dan pengabdian. Sementara itu, lantunan Asmaul Husna menghadirkan nuansa spiritual yang mengingatkan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah Swt. serta membiasakan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Perpaduan kedua lagu tersebut menjadi pesan yang bermakna bagi keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas: kecintaan kepada negeri perlu berjalan seiring dengan penguatan iman dan pembentukan karakter. Keterlibatan seluruh anggota kelas juga menjadi wujud pendidikan kebersamaan, karena keberhasilan sebuah kelompok tidak hanya ditentukan oleh suara yang paling menonjol, tetapi oleh kemampuan setiap murid untuk berkontribusi, menghargai perbedaan, dan menjaga kekompakan.
Melalui lomba paduan suara ini, MTs Negeri 3 Banyumas terus menghadirkan kegiatan pendidikan yang menyenangkan, inspiratif, dan sarat nilai karakter. Semangat berkompetisi ditanamkan tanpa mengesampingkan persaudaraan, sementara kreativitas diberikan ruang untuk tumbuh melalui penampilan yang tertib, menarik, dan penuh penghayatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya madrasah membentuk generasi yang bertakwa, kreatif dan terampil, beradab, serta mampu bekerja sama dalam menghadapi tantangan masa depan. Sebab, dalam sebuah paduan suara, tidak ada satu suara yang harus selalu menjadi pusat perhatian; setiap suara justru menemukan maknanya ketika berpadu dengan suara lainnya. Begitu pula di madrasah, setiap murid memiliki potensi yang berbeda, tetapi semuanya dapat bersatu untuk menghadirkan prestasi dan kebaikan. Dari harmoni suara menuju harmoni kebersamaan, MTs Negeri 3 Banyumas meneguhkan semangat Madrasah KEREN NG’TREN untuk terus melahirkan murid yang berkarakter, berprestasi, dan siap menguatkan negeri.(hum/tum)
