HUT RI #81

Hattrick! Warga Dapat Bantuan Sekaligus Pencerahan Rohani Kehidupan

HUMAS
HUMAS
09 Des 2025
79x dibaca
SHARE

Banyumas - Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Baturraden tampak sumringah. Tidak hanya mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, mereka juga mendapatkan pencerahan rohani dan kehidupan dari kementerian sebelah. Selasa (09/12)

Suasana berbeda di rutinan pertemuan KPM PKH di Baturraden ini. Pasalnya, ada kolaborasi yang diinisiasi oleh Penyuluh Agama bersama Pendamping PKH. Kolaborasi itu berupa kerjasama bimbingan dan penyuluhan saat pertemuan. 

Jadi, setelah Pendamping PKH ini menyampaikan informasi tertentu, berkaitan dengan urusan PKH, Penyuluh Agama diberikan waktu untuk mengisi "ceramah" dengan materi yang disesuaikan dengan konteks kehidupan "jamaah ber-SK ini".

Salah satu Penyuluh Agama, Fathur, mengungkapkan beberapa materi yang disampaikan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan jamaah. Antara lain tentang cara dan manfaat bersyukur, tak kan kehilangan arah meski lelah dalam menghadapi masalah, rahasia keluarga sakinah, dan sebagainya. 
"Kita akan berdiskusi dengan tema yang sesuai dengan diri kita dulu. Supaya kita selesai dengan diri kita dulu," ungkapnya pada jamaah KPM PKH. 

"Karena seperti tidak ada artinya saat nasehat datang pada orang yang belum berdamai dengan dirinya sendiri," pungkasnya. 

Kolaborasi delapan orang Penyuluh Agama dengan dua belas Pendamping PKH ini mendapatkan dukungan dan apresiasi penuh dari Kepala KUA Baturraden, Muson. 
"Bagus sekali. Ingat, selalu berorientasi pada layanan ya. Sampaikan dengan menarik supaya mereka mendapatkan energi positif," pesannya kepada tim penyuluh agama. 

Para pendamping PKH pun merasakan kebaikan dari kolaborasi ini. Materinya memang cocok untuk mereka, sesuai kebutuhan mereka. Hal ini disampaikan oleh salah satu pendamping, Mualif. 
"Relate banget materinya. Semoga bisa berkelanjutan nggih," ungkapnya. 

Inti kolaborasi ini adalah pendamping PKH menyediakan waktu, dan penyuluh agama memanfaatkan waktu tersebut untuk bimbingan dan penyuluhan agama. Harapannya, KPM PKH ini bukan hanya meningkat secara ekonomi, tetapi meningkat juga kualitas keimanan dan kehidupannya. (fth)