Hidupkan Ramadan dengan Tadarus Siang Hari, Penyuluh Ajak MT Al Azka Selami Fungsi Al-Quran
Purwokerto – Semangat beribadah di bulan suci Ramadan tidak menyurutkan langkah ibu-ibu jamaah Majelis Taklim Al Azka, Sokanegara, untuk memperdalam interaksi dengan kitab suci. Di bawah bimbingan Yayuk Septimawati, Penyuluh Agama Islam fungsional wilayah Purwokerto Timur, kegiatan tadarus bersama berlangsung khidmat meski dilaksanakan di tengah terik siang hari. Selasa (24/02).
Kegiatan yang rutin digelar menjelang waktu Dzuhur ini diawali dengan pembacaan Asmaul Husna secara berjamaah. Lantunan nama-nama indah Allah tersebut menjadi pembuka yang menyejukkan hati sebelum para jamaah mulai mendaras ayat demi ayat Al-Qur’an.
"Alhamdulillah, walaupun tadarus dilaksanakan siang hari sebelum Dzuhur di bulan Ramadan ini, ibu-ibu jamaah tetap menunjukkan semangat yang luar biasa dalam membaca Al-Qur’an bersama. Rasa haus dan lapar tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk mengejar keberkahan," ujar Yayuk Septimawati.
Tak hanya sekadar membaca, Yayuk juga memberikan kajian rohani setelah tadarus selesai untuk memberikan pemahaman kontekstual bagi para jamaah. Dalam kajiannya, ia membedah multi-fungsi Al-Qur’an dalam kehidupan umat Islam berdasarkan dalil-dalil naqli.
Yayuk menjelaskan tiga poin utama fungsi Al-Qur'an:
- Petunjuk (Huda): Sesuai Surat Al-Baqarah, Al-Qur’an berfungsi sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.
- Pembeda (Al-Furqan): Berdasarkan QS. Al-Baqarah: 185, Al-Qur’an menjadi penjelas tentang petunjuk dan pembeda antara yang haq (benar) dan yang batil (salah).
- Obat dan Rahmat (Syifa’): Mengutip QS. Al-Isra: 82, Al-Qur'an juga berfungsi sebagai penawar atau pengobatan serta rahmat bagi orang-orang mukmin.
Lebih lanjut, Yayuk berharap melalui kegiatan tadarus dan kajian ini, para jamaah Majelis Taklim Al Azka tidak hanya mahir secara lisan, tetapi juga mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami ingin jamaah memahami bahwa Al-Qur’an adalah solusi atas segala persoalan hidup. Dengan menjadikannya sebagai petunjuk dan penawar hati, insyaallah kehidupan rumah tangga dan bermasyarakat para ibu di sini akan jauh lebih tenang dan penuh rahmat," tambahnya.
Kegiatan bimbingan ini ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh amal ibadah di bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT dan seluruh jamaah diberikan istiqomah dalam mempelajari Al-Qur'an. (jw)
