HUT RI #81

KUA Wangon Usahakan Pelayanan Full Senyum, Wujudkan Layanan Ramah dan Humanis

K
KUA Wangon
15 Okt 2026
7x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 15-10-2026 16:55
SHARE

 

Wangon — Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap ramah, sopan, dan penuh senyum. Budaya pelayanan full senyum menjadi salah satu bentuk komitmen pegawai dalam menciptakan suasana kantor yang nyaman, bersahabat, dan menyenangkan bagi setiap warga yang datang untuk memperoleh layanan keagamaan maupun administrasi pernikahan. Kamis (15/10)

Penerapan pelayanan penuh senyum dilakukan melalui kebiasaan menyambut masyarakat dengan wajah ceria, memberikan salam, serta mendengarkan setiap kebutuhan dan keluhan dengan penuh perhatian. Sikap sederhana tersebut diharapkan mampu mengurangi kecemasan masyarakat saat mengurus dokumen, berkonsultasi tentang pernikahan, maupun mendapatkan informasi mengenai berbagai layanan yang tersedia di KUA Wangon.

Murti, salah satu petugas pelayanan KUA Wangon, menyampaikan bahwa senyum merupakan bagian penting dari komunikasi yang baik antara petugas dan masyarakat. “Kami berusaha melayani masyarakat dengan ramah dan penuh senyum. Dengan sambutan yang baik, masyarakat akan merasa lebih nyaman, tidak sungkan untuk bertanya, dan lebih mudah memahami informasi yang kami sampaikan,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, salah satu pegawai KUA Wangon menuturkan bahwa pelayanan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan administrasi, tetapi juga oleh sikap petugas dalam melayani. “Kami ingin masyarakat yang datang merasa dihargai dan dilayani dengan sepenuh hati. Senyum, salam, sapa, sopan, dan santun harus menjadi kebiasaan bersama agar pelayanan di KUA semakin baik,” tuturnya.

Melalui semangat pelayanan full senyum, KUA Wangon berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat. Keramahan yang disertai profesionalitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab menjadi modal penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima. Dengan demikian, KUA Wangon tidak hanya hadir sebagai tempat mengurus administrasi keagamaan, tetapi juga sebagai ruang pelayanan yang humanis, terbuka, dan memberikan kesan positif bagi setiap warga.(srf)