HUT RI #81

Hormati Wafatnya Try Sutrisno, KUA Wangon Kibarkan Bendera 1/2 Tiang

K
KUA Wangon
04 Mar 2026
57x dibaca
SHARE

BANYUMAS - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wangon melaksanakan pengibaran bendera merah putih setengah tiang sebagai bentuk penghormatan terakhir atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno. Langkah ini merupakan bentuk duka cita mendalam dari jajaran Kementerian Agama tingkat kecamatan atas kepergian salah satu putra terbaik ibu pertiwi. Rabu (04/03/26)

Aksi pengibaran bendera setengah tiang ini dilakukan menindaklanjuti instruksi resmi dari pemerintah pusat terkait hari berkabung nasional. Mengutip dari situs resmi Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi melalui Surat Nomor: B-02/M/S/TU.00.00/03/2026. Surat edaran tersebut mewajibkan seluruh instansi pemerintah, baik di dalam maupun luar negeri, untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari berturut-turut sebagai tanda penghormatan resmi negara.

Kepala KUA Wangon menyatakan bahwa instruksi tersebut segera dilaksanakan setibanya surat edaran di meja kerja. Menurutnya, sosok Try Sutrisno bukan hanya seorang pemimpin militer dan wakil presiden, tetapi juga tokoh yang memiliki kedekatan emosional dengan umat beragama melalui nilai-nilai moral yang selalu ia gaungkan. Pengibaran bendera ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat sekitar yang melintas di depan kantor KUA akan jasa-jasa besar almarhum bagi kedaulatan NKRI.

"Kami segenap keluarga besar KUA Wangon merasa sangat kehilangan atas berpulangnya Bapak Try Sutrisno. Sesuai arahan Mensesneg Prasetyo Hadi, pengibaran bendera setengah tiang ini adalah simbol rasa hormat kami kepada beliau yang telah mendedikasikan seluruh hidupnya untuk persatuan bangsa dan negara," ujar Fairus Malaya saat ditemui di lokasi.

Selama masa berkabung ini, pelayanan di KUA Wangon tetap berjalan normal namun dengan nuansa yang lebih tenang dan penuh rasa empati. Para pegawai juga menyisipkan doa bersama di sela-sela aktivitas kantor untuk kelapangan jalan almarhum di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Dengan adanya simbol duka ini, diharapkan semangat pengabdian yang ditinggalkan oleh Try Sutrisno dapat terus diwarisi oleh para aparatur sipil negara dalam melayani masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Wangon. (jhr)