In House Training Implementasi Kurikulum Merdeka Upgrade Kompetensi Guru Madrasah
Oleh MIN1 Banyumas
BANYUMAS – In House Training (IHT) mengenai implementasi Kurikulum Merdeka yang dilaksanakan MIN 1 Banyumas mengundang dua narasumber, yaitu Pengawas Dindik Pelakongan, Tri Martiningsih, M.Pd. selaku Tim Percepatan Implementasi Kurikulum Merdeka Kota Pekalongan dan Ibu Walinah, S.Pd.SD. selaku Kepala Sekolah Penggerak Kabupaten Pekalongan.
Kepala MIN 1 Banyumas, H. Saridin, S.Ag., M.Pd.I. menyampaikan, “Diharapkan pelaksanaan IHT ini dapat menjembatani Bapak dan Ibu guru MIN 1 Banyumas dalam memahami dan bersiap diri untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran baru nanti.” papar Saridin.
Dalam mempersiapakan SDM dalam implementasi Kurikulum Merdeka, MIN 1 Banyumas mengadakan acara In House Training Kurikulum Merdeka yang digelar pada Senin – Selasa, 4 – 5 Juli 2022, bertempat di Aula MIN 1 Banyumas. Sejumlah 43 tenaga pendidik mengikuti IHT dengan penuh antusias. In-House Training adalah program pelatihan yang dilakukan dengan materi, waktu, serta tempat pelatihan ditentukan sesuai dengan kebutuhan.
Toni Agung Prasetio, S.Pd.I. selaku tenaga pendidik merangkap Waka Bidang Kurikulum menyampaikan bahwa MIN 1 Banyumas merupakan satu dari tiga madrasah yang ditunjuk sebagai pilot project Kementerian Agama Kabupaten Banyumas untuk melaksanakan Kurikulum Merdeka.
“Pelaksanaan IHT merupakan program yang sangat bagus dan sangat bermanfaat bagi kami karena memberikan pengetahuan serta bisa langsung memiliki gambaran praktik tentang pengaplikasian atau penerapan Kurikulum Merdeka. Kami pun menjadi bertambah semangat karena mendapat ilmu yang baru.” ujar guru kelas V ini.
Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang diusulkan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, sebagai solusi menyempurnakan kegiatan pembelajaran selama pandemi. Kurikulum Merdeka dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial serta pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik. Karakteristik utama Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran berbasis proyek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila yang berfokus pada materi esensial untuk pembelajaran literasi dan numerasi. Selain itu, adanya fleksibilitas bagi guru untuk melaksanakan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal.td.
