Jangan Dahului Pimpinan

Oleh HUMAS
SHARE

 

Wangon: Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas menggelar penguatan motivasi kinerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di KUA tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan Jumat (3/12) bertempat di Aula KUA Kecamatan Wangon Wangon ,Jumat 3 Desember 2021 yang diikuti oleh Kepala KUA, Penghulu dan Penyuluh baik yang PNS maupun Penyuluh Agama Honorer (PAH).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab upaten Banyumas H. Akhsin Aedi melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) H. Afifuddin Idrus menyampaikan, “Tugas kita semakin hari semakin berat. Terkait pelayanan kita harus memberikan pelayanan yang cepat dan ramah kepada masyarakat”, jelasnya.

Lebih lanjut Ia menyampaikan “Menyongsong datangnya era 5.0 , mau tak mau semua pelaksana di KUA harus semakin meningkatkan kinerja untuk mewujudkan visi dan misi pelayanan. Dalam sebuah institusi kita tentunya kita harus siap bekerja sama dengan seluruh lini Jabatan Pelaksana (Japel) yang ada dan dengan semua penyuluh tentunya dalam rangka mewujudkan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat pada setiap jenis layanan di KUA yang kita cintai”, tuturnya.

Dalam acara tersebut juga diisi sesi brain storming yang disampaikan oleh para penyuluh untuk menyampaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Salah satu peserta kegiatan ada yang menyampaikan pertanyaan tentang cara meningkatkan kinerja apakah harus menunggu info dari penyuluh fungsionalnya?. Terkait dengan pertanyaan tersebut dijawab secara diplomatis oleh Kasi Bimas menggunakan bahasa kinayah “Jangan menggelar sajadah di depan imam”, tuturnya.

Bahasa kinayah ini dijelaskan panjang lebar dengan bahasa lugas tatas titis tetes oleh Afifuddin Idrus, “Bahwa kita ini manusia  masa kini, segala informasi memang terbuka, maka gunakan media untuk mencari informasi terkait tugas dan kewajiban asalkan tidak membuat merah telinga, dengan demikian maka tidak akan terjadi kemandekan informasi. Kita tidak boleh mendahului pimpinan, informasi boleh darimana saja, lebih cepat lebih baik tetapi pengambilan keputusan hendaknya tetap koordinasi dengan pimpinan yang ada”, pungkas Afif. (Fif)