Jelang Ramadan: Apel Pagi GTK Tekankan Kesehatan, Disiplin, dan Keteladanan
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas - Apel pagi rutin GTK berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan yang digelar di lingkungan madrasah ini menjadi ruang penguatan spiritual sekaligus pengingat kedisiplinan bagi seluruh GTK. Apel dipimpin oleh Staf Tata Usaha, Teddy Indera Sutardi, dengan pembina apel Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, H. Sudir, yang menyampaikan amanat sarat pesan reflektif menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Kamis (05/020
Dalam amanatnya, pembina apel menyampaikan targhib Ramadan, berupa ajakan dan nasihat agar seluruh GTK mempersiapkan diri menyambut Ramadan dengan bahagia, penuh suka cita, dan hati yang lapang. Ramadan ditegaskan bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan momentum besar untuk memperbaiki niat, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kualitas pengabdian, baik sebagai pendidik maupun sebagai aparatur negara.
Lebih lanjut, H. Sudir mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan lahir dan batin sebagai bekal utama menjalani ibadah Ramadan dengan thuma’ninah. Kondisi fisik yang sehat dan jiwa yang tenang menjadi fondasi agar ibadah puasa, salat, dan amal lainnya dapat dilaksanakan secara maksimal, ikhlas, dan berkelanjutan, tanpa mengganggu profesionalitas dalam menjalankan tugas kedinasan.
Pada kesempatan tersebut, pembina apel juga kembali menegaskan pesan khas yang sarat makna, yakni agar seluruh GTK menghindari “penyakit kudis (kurang disiplin)” dan “kurap (kurang rapi)”. Ungkapan ini menjadi simbol peringatan agar setiap ASN senantiasa menjaga disiplin waktu, etos kerja, sikap, serta kerapian, baik saat bertugas di madrasah maupun di tengah masyarakat.
Pesan tersebut mendapat perhatian serius dari seluruh peserta apel. Disiplin dan kerapian bukan hanya mencerminkan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menjadi cerminan integritas, keteladanan, dan marwah ASN. Sebagai figur publik dan pendidik, GTK dituntut untuk selalu menampilkan sikap profesional yang selaras antara ucapan, tindakan, dan tanggung jawab.
Apel pagi ini menjadi peneguhan arah dan semangat bersama: menyongsong Ramadan dengan hati gembira, tubuh yang sehat, ibadah yang berkualitas, serta kinerja yang semakin berintegritas. Dengan disiplin, kerapian, dan kesiapan spiritual, GTK diharapkan mampu menjadikan Ramadan sebagai titik tolak peningkatan kualitas diri dan pengabdian—bukan hanya di madrasah, tetapi di mana pun berada.(HumasMTsN3).
2.png)