HUT RI #81

Jumat Berkah Kelas 9E MTsN 3 Banyumas: Harmoni Hafalan Al-Quran dan Aksi Nyata Jaga Kebersihan

M
MTSN3 Banyumas
23 Okt 2026
23x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 24-10-2026 18:47
SHARE

Banyumas – JDi bawah pendampingan wali kelas, Zuhrotunnisa, murid menunjukkan bahwa pendidikan bukan sekadar tentang pencapaian akademik, melainkan juga tentang menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, membangun kepedulian terhadap lingkungan, serta belajar bekerja sama dalam kebaikan. Kegiatan perwalian pagi kali ini berlangsung dengan pembagian aktivitas yang mencerminkan harmoni, tanggung jawab, dan kesepakatan bersama. Jumat (23/10)

Murid laki-laki melaksanakan setoran hafalan di Mushola Al-Mujahidin. Dengan semangat dan kesungguhan, mereka berusaha menjaga hafalan sekaligus memperkuat kedekatan dengan Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan positif yang diharapkan mampu membentuk karakter religius, melatih kedisiplinan, dan menanamkan kesadaran bahwa setiap ayat yang dipelajari merupakan bekal berharga bagi kehidupan. Jumat pun terasa semakin berkah ketika waktu pagi diisi dengan ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sementara itu, murid perempuan melaksanakan kerja bakti membersihkan ruang kelas. Dengan penuh semangat, mereka merapikan meja dan kursi, membersihkan area kelas, serta menata lingkungan belajar agar lebih bersih, nyaman, dan menyenangkan. Bagi mereka, kelas bukan hanya tempat menerima pelajaran, melainkan ruang tumbuh bersama yang perlu dijaga oleh seluruh penghuninya. Lingkungan yang bersih dan tertata menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya suasana pembelajaran yang sehat, kondusif, dan membangkitkan semangat belajar.

Hal yang menarik dari kegiatan ini adalah adanya kesepakatan bersama antara murid laki-laki dan perempuan untuk menjalankan aktivitas yang berbeda, tetapi tetap menuju tujuan yang sama, yakni kebaikan bersama. Perbedaan kegiatan tidak menjadi penghalang untuk membangun kekompakan. Justru dari sinilah nilai musyawarah, saling menghargai, pembagian tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kebutuhan bersama dapat dipraktikkan secara nyata. Harmoni terbangun bukan karena semua melakukan hal yang sama, melainkan karena setiap orang bersedia mengambil peran dan memberikan kontribusi terbaiknya.

Wali kelas 9E, Zuhrotunnisa, melalui pendampingan perwalian pagi, turut menguatkan makna pendidikan karakter yang hadir dalam aktivitas sederhana, tetapi berdampak nyata. Setoran hafalan mengasah kedisiplinan spiritual, sedangkan kerja bakti menumbuhkan kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Keduanya menjadi pembelajaran kontekstual bahwa karakter baik tidak cukup hanya dipahami melalui nasihat, tetapi perlu dibiasakan melalui tindakan sehari-hari. Inilah wajah pendidikan madrasah yang mengintegrasikan nilai religius, kebersamaan, dan budaya hidup bersih.

Jumat Berkah kelas 9E menjadi pengingat bahwa kebaikan dapat tumbuh melalui banyak jalan. Ada lantunan hafalan yang menghidupkan mushola, ada tangan-tangan yang bergerak membersihkan kelas, dan ada kesepakatan yang menyatukan perbedaan demi kepentingan bersama. Semangat inilah yang selaras dengan visi MTs Negeri 3 Banyumas untuk mewujudkan generasi yang bertakwa, kreatif dan terampil, adabi, serta peduli terhadap lingkungan. Dari ruang kelas hingga mushola, dari hafalan hingga kerja bakti, kelas 9E membuktikan bahwa madrasah yang hebat dibangun melalui kebiasaan baik, kolaborasi yang harmonis, dan kepedulian yang diwujudkan dalam aksi nyata.

HumasMTsN3