Jumat Religi di MA Al Falah Jatilawang, Rutin Laksanakan Ziarah Kubur untuk Perkuat Karakter Spiritual Murid

Oleh MA AL FALAH JATILAWANG
SHARE

Dalam upaya menanamkan nilai-nilai religius dan memperkuat karakter spiritual murid, Madrasah Aliyah Al Falah Jatilawang kembali melaksanakan program Jumat Religi pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat pagi ini diisi dengan ziarah ke makam pendiri Pondok Pesantren Al Falah Jatilawang sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama sekaligus media pembelajaran untuk meneladani perjuangan dan keteladanan mereka. 

Kegiatan diikuti oleh Kepala Madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh murid. Setelah berkumpul di madrasah, seluruh peserta bersama-sama menuju Masjid Al Falah yang berada di depan Madrasah Aliyah. Di lokasi tersebut, kegiatan dilaksanakan dengan membaca salam kepada ahli kubur, dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, serta doa bersama yang dipimpin oleh guru. Doa dipanjatkan untuk para pendiri Pondok Pesantren Al Falah Jatilawang serta seluruh kaum muslimin dan muslimat yang telah wafat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, khusyuk, dan penuh kekhidmatan. 

Melalui kegiatan ziarah kubur, murid diajak untuk mengambil hikmah tentang hakikat kehidupan, pentingnya memperbanyak amal saleh, serta senantiasa mengingat bahwa setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT. Selain menjadi sarana mendoakan para pendahulu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan sikap tawadhu', rasa syukur, serta kesadaran bahwa setiap ilmu dan nilai yang diperoleh saat ini merupakan hasil dari perjuangan para ulama terdahulu.  

Kepala Madrasah Aliyah Al Falah Jatilawang, H. Amir Mahmud, menyampaikan bahwa program Jumat Religi merupakan salah satu bentuk implementasi pendidikan karakter yang menjadi ciri khas madrasah. Menurutnya, pembentukan karakter religius perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pembiasaan yang memberikan pengalaman langsung kepada murid. 

"Ziarah kubur bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi sarana untuk mendoakan para pendahulu sekaligus mengingatkan kita bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara. Kami berharap melalui kegiatan ini, murid dapat meneladani semangat perjuangan para ulama, semakin mencintai ilmu, menjaga akhlak, serta meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari," ujar H. Amir Mahmud. 

Beliau menambahkan bahwa kegiatan Jumat Religi tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga membangun kedekatan antara guru dan murid melalui pembiasaan ibadah yang dilakukan bersama. Nilai-nilai seperti keikhlasan, kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab diharapkan tumbuh dalam diri setiap murid sehingga menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat. 

Setelah rangkaian ziarah selesai, seluruh murid melaksanakan salat Dhuha secara berjamaah di Masjid Al Falah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kembali ke madrasah untuk mengikuti proses pembelajaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan. 

Program Jumat Religi yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan menjadi salah satu bentuk komitmen MA Al Falah Jatilawang dalam mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pembinaan karakter spiritual. Melalui pembiasaan ini, madrasah berharap dapat membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat, akhlakul karimah, rasa hormat kepada guru dan ulama, serta semangat untuk melanjutkan perjuangan dalam menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.