Kaji Kitab Safinah, Penyuluh Kemranjen Bahas Tentang Sunnah dan Kaifiyah Wudlu
Oleh KUA KEMRANJEN
Kemranjen – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kemranjen, Miftahudin, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (bimluh) di Madin Baitul Muttaqin yang diikuti oleh para santri kelas Wustho. Pada kesempatan tersebut, materi yang dikaji adalah Kitab Safinatun Naja pada bab wudlu, sebagai bekal dasar dalam memahami fikih ibadah sesuai tuntunan mazhab Syafi'i. Selasa (04/08)
Dalam penyampaiannya, Miftahudin menjelaskan pentingnya memahami syarat, rukun, serta hal-hal yang membatalkan wudlu agar ibadah yang dilaksanakan menjadi sah dan sempurna. Para santri mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian, disertai pembacaan matan kitab dan penjelasan makna secara bertahap sehingga materi lebih mudah dipahami.
Miftahudin menegaskan bahwa penguasaan ilmu fikih, khususnya bab thaharah, merupakan fondasi utama bagi setiap muslim sebelum melaksanakan ibadah lainnya. Melalui kajian rutin Kitab Safinatun Naja, diharapkan para santri mampu mengamalkan tata cara bersuci dengan benar serta memiliki pemahaman agama yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan bimluh ini menjadi bagian dari komitmen Penyuluh Agama Islam KUA Kemranjen dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di lingkungan madrasah diniyah sekaligus membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam.(W)
