Keakraban Penyuluh KUA dengan Kasepuhan Wangon
Oleh KUA Wangon
Banyumas -- Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Wangon menjalin keakraban yang erat dengan Mbah Warno, sosok kasepuhan yang dihormati di Kecamatan Wangon. Mbah Warno, yang berusia 74 tahun, dikenal sebagai salah satu Kayim tertua di wilayah tersebut dan memiliki banyak pengalaman hidup. Selasa (04/08)
Hubungan hangat antara para penyuluh agama dan Mbah Warno terjalin melalui silaturahmi rutin serta sikap saling menghormati. Para penyuluh kerap menyempatkan diri berkunjung, berbincang, dan mendengarkan berbagai kisah serta nasihat dari beliau. Bagi para penyuluh, Mbah Warno bukan sekadar tokoh senior, melainkan sumber kearifan lokal yang patut dihargai.
Sebagai Kayim yang telah lama mengabdi, Mbah Warno memiliki pengalaman panjang dalam mendampingi masyarakat, terutama terkait urusan keagamaan dan tradisi setempat. Keakraban ini menjadi wujud penghormatan generasi penyuluh terhadap tokoh sepuh yang telah banyak berjasa di tengah masyarakat Wangon.
Sinergi dan keakraban antara penyuluh agama dengan kasepuhan seperti Mbah Warno diharapkan terus terjaga. Hubungan yang harmonis ini tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga memperkaya wawasan para penyuluh dalam menjalankan tugas pembinaan umat di wilayah KUA Wangon.
