Kajian Subuh Kupas Surat Al Kahfi Ayat 8-14 dan Kisah Ashabul Kahfi
Banyumas — Kajian Subuh Majelis Taklim Nurul Jami kembali dilaksanakan dengan antusiasme jamaah yang terus meningkat. Kajian ini diasuh oleh Supriyatno, Penyuluh Agama Islam KUA Tambak, dengan pembahasan Tafsir Jalalain Surat Al-Kahfi ayat 8–14. Rabu (11/02)
Seiring berjalannya waktu, jumlah jamaah yang mengikuti Kajian Subuh ini semakin bertambah, menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam memperdalam pemahaman keislaman, khususnya kajian tafsir Al-Qur’an.
Dalam kajiannya, Supriyatno menjelaskan kandungan Surat Al-Kahfi ayat 8–14 yang mengisahkan tentang keimanan dan keteguhan para pemuda Ashabul Kahfi dalam mempertahankan aqidah di tengah tantangan zamannya. Ayat-ayat tersebut juga mengingatkan bahwa seluruh kenikmatan dunia bersifat sementara, sedangkan keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT merupakan bekal yang kekal.
Beliau menekankan pentingnya meneladani sikap istiqamah, keberanian dalam menjaga iman, serta tawakal kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan oleh Ashabul Kahfi.
Kajian Subuh ini diharapkan dapat terus menjadi wadah pembinaan umat, memperkuat pemahaman Al-Qur’an, serta menumbuhkan semangat beribadah di tengah masyarakat.
