Kemenag Banyumas Ikuti Giat CBP Rupiah

Oleh HUMAS
SHARE

Cilacap – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas turut berpartisipasi dalam kegiatan Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Purwokerto di Hotel Aston Cilacap. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi outbond di Pantai Permisan, Nusakambangan, yang diikuti oleh berbagai instansi lintas sektor. Kemenag Banyumas diwakili oleh Faisal Riza selaku Kasi PD Pontren, Mujiburrohman selaku Pengadministrasi Umum Subbag TU, dan Dudiyono selaku Pengawas PAI. Minggu (19/10)

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Cilacap, Samsul Aulia Rachman, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya menumbuhkan kecintaan terhadap rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa. Ia mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya menggunakan rupiah sebagai alat transaksi, tetapi juga menjaga nilainya dengan bijak dan penuh tanggung jawab.

Sementara itu, Mahdi Abdillah, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, menekankan bahwa gerakan CBP Rupiah harus diwujudkan melalui aksi nyata dengan menerapkan “7J” — yakni Jangan Dilipat, Jangan Distapler, Jangan Dicoret, Jangan Dibasahi, Jangan Diremas, Jangan Disobek, dan Jangan Dirusak. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memperkuat sinergi lintas lembaga dalam mengedukasi masyarakat agar semakin paham dan bangga menggunakan rupiah di setiap transaksi ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Dudiyono, Pengawas PAI Kemenag Banyumas, menyampaikan bahwa semangat CBP Rupiah perlu disosialisasikan secara berkelanjutan melalui jalur pendidikan dan keagamaan. “Edukasi tentang cinta, bangga, dan paham rupiah dapat diintegrasikan melalui madrasah dari jenjang RA, MI, MTs hingga MA, serta melalui pesantren dan para penyuluh agama,” ujarnya. Menurutnya, peran Kementerian Agama sangat strategis dalam menanamkan literasi ekonomi dan nasionalisme melalui nilai-nilai religius yang membentuk karakter cinta tanah air.