Kepala KUA Apresiasi Peran Penyuluh dalam Program Zakat Baznas Banyumas
Banyumas - Gedung Baznas Kabupaten Banyumas menjadi saksi pentingnya pertemuan antara berbagai pihak dalam Rapat Koordinasi Duta Zakat. Dalam acara ini, Miftahudin, Penyuluh Agama Islam KUA Kemranjen, memegang peranan penting sebagai duta zakat. Pertemuan ini tidak hanya membahas program-program Baznas Banyumas, tetapi juga menyoroti kontribusi signifikan dari Penyuluh Agama dalam kegiatan sosial yang diadakan. Rabu (11/02)
Kepala KUA Kemranjen, Apriliyanto, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap keterlibatan Penyuluh Agama dalam program-program sosial yang ditawarkan oleh Baznas. Ia menyatakan bahwa peran strategis penyuluh agama sangat krusial dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya zakat sebagai salah satu rukun Islam. Melalui pengarahan dan edukasi yang tepat, penyuluh agama dapat meningkatkan kesadaran umat tentang kewajiban zakat dan dampaknya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam rapat tersebut, berbagai program inovatif Baznas juga dipresentasikan, menekankan pada pentingnya kolaborasi antara penyuluh agama dan lembaga zakat. Dengan dukungan dari para penyuluh, diharapkan lebih banyak individu yang sadar akan manfaat zakat dan terdorong untuk berpartisipasi. Hal ini sejalan dengan upaya Baznas Banyumas untuk mengoptimalkan pengumpulan dan distribusi zakat demi kesejahteraan masyarakat.
Secara keseluruhan, pertemuan ini menggambarkan sinergi yang baik antara penyuluh agama dan Baznas dalam menjalankan misi sosial. Dengan memperkuat peran penyuluh agama, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan berbudaya zakat, sehingga dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi kehidupan umat. Apresiasi yang diberikan oleh Kepala KUA Kemranjen adalah bukti nyata bahwa keberadaan penyuluh agama sangat diperhitungkan dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial melalui program zakat di Kabupaten Banyumas. (mf)
