Kepala KUA Beri Bekal Pernikahan: Komunikasi Kunci Keluarga Harmonis
Banyumas - Dalam setiap pernikahan, pondasi yang kokoh adalah kunci untuk menciptakan keluarga yang harmonis dan bahagia. Kepala KUA Kemranjen, Apriliyanto, memahami betul akan pentingnya hal ini. Dalam khutbah nikah yang dilaksanakan di rumah mempelai, ia memberikan bekal berharga bagi calon pengantin untuk menyiapkan diri menghadapi kehidupan berumah tangga. Selasa (9/12)
Apriliyanto menekankan bahwa pernikahan bukan semata-mata penyatuan dua orang, tetapi lebih jauh lagi merupakan ibadah panjang yang memerlukan komitmen, tanggung jawab, dan niat yang kuat. Khutbah nikah ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai strategi KUA untuk memberikan pemahaman agama kepada pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.
Salah satu poin utama yang disampaikan oleh Apriliyanto adalah pentingnya komunikasi yang baik antara suami istri. Beliau menjelaskan, “Pernikahan menyatukan visi, tujuan, dan nilai-nilai kehidupan. Karena itu, penting bagi setiap pasangan untuk saling memahami dan menghormati.” Dengan menjaga komunikasi yang terbuka, pasangan dapat dengan mudah memutuskan hal-hal penting dan menyelesaikan berbagai masalah yang mungkin timbul di masa depan.
Selain komunikasi, kesabaran dan kejujuran juga menjadi inti dari pembinaan yang diberikan oleh Kepala KUA. Apriliyanto mengingatkan bahwa dalam menghadapi tantangan zaman modern, peran masing-masing dalam rumah tangga harus dijaga. Hal ini dibutuhkan untuk membangun keluarga yang tidak hanya kuat, tetapi juga peka terhadap kebutuhan dan harapan satu sama lain.
Sebagai penutup, Apriliyanto mendoakan agar kedua mempelai dapat membangun keluarga dengan pondasi yang kokoh, dipenuhi dengan kasih sayang, serta mendapatkan keberkahan dan kebahagiaan. Dengan bekal ilmu dan pemahaman yang diberikan, diharapkan para calon pengantin memiliki kesiapan lahir dan batin dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Sehingga, KUA Kemranjen ikut berperan menyiapkan kesiapan mempelai untuk mewujudkan keluarga yang harmonis dan sakinah.
Dengan demikian, khutbah nikah yang disampaikan oleh Kepala KUA Kemranjen tidak hanya sekadar tradisi, tetapi merupakan langkah nyata dalam menciptakan generasi keluarga yang sehat dan bahagia. (a)
