Kepala KUA Terima Audiensi Mahasiswa UIN Saizu Terkait Efektivitas Bimwin
Purwokerto – KUA Purwokerto Timur kembali menunjukkan perannya sebagai pusat edukasi dan rujukan data bagi dunia akademis. Kepala KUA Purwokerto Timur, Zangim Fiddaroin, menerima kunjungan Nurul Khotimah, mahasiswa tingkat akhir dari Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Selasa (24/02).
Kedatangan Nurul ke kantor KUA bertujuan untuk melakukan koordinasi dan pengambilan data awal guna menyelesaikan tugas akhir (skripsi) sebagai syarat kelulusan di bangku perkuliahan.
"Saya sekarang berada di semester 8 Program Studi Hukum Keluarga dan sedang fokus mengerjakan tugas akhir. Adapun judul proposal skripsi yang saya ambil adalah 'Efektivitas Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin dalam Mempersiapkan Keluarga Sakinah'," ungkap Nurul saat menjelaskan maksud kunjungannya.
Nurul memilih KUA Purwokerto Timur sebagai lokus penelitian karena dinilai memiliki intensitas bimbingan perkawinan (Binwin) yang cukup tinggi dan dikelola secara sistematis.
Menanggapi hal tersebut, Zangim Fiddaroin menyambut baik inisiatif riset yang dilakukan oleh mahasiswa. Menurutnya, hasil penelitian akademis sangat dibutuhkan sebagai bahan evaluasi internal bagi KUA dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
"Kami sangat terbuka dan mendukung penuh mahasiswi dari UIN Saizu yang sedang melaksanakan tugas akhir. Topik mengenai efektivitas Binwin ini sangat relevan dengan tantangan ketahanan keluarga saat ini. Kami akan memfasilitasi kebutuhan data dan memberikan akses informasi yang diperlukan sesuai dengan regulasi yang berlaku," ujar Zangim.
Lebih lanjut, Zangim menambahkan bahwa Bimbingan Perkawinan (Binwin) bukan sekadar formalitas administratif sebelum akad nikah, melainkan instrumen penting untuk menekan angka perceraian dan konflik rumah tangga.
"Melalui penelitian ini, kami berharap ada masukan konstruktif mengenai sejauh mana materi yang kami sampaikan dapat diserap dan dipraktikkan oleh para calon pengantin. Tujuan akhir kita sama, yaitu memastikan setiap pasangan yang menikah melalui KUA Purwokerto Timur memiliki bekal mental dan pengetahuan yang cukup untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah," tambah Zangim.
Kerja sama ini diharapkan dapat terus terjalin antara KUA Purwokerto Timur dan UIN Saizu guna melahirkan kader-kader praktisi hukum keluarga yang berkompeten di masa depan. (jw)
