Kepedulian Penyuluh Papah Pengantin yang Sedang Sakit
Oleh KUA Wangon
Banyumas – Suasana haru mewarnai pelaksanaan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon ketika seorang calon pengantin pria yang sedang dalam kondisi kurang sehat harus dipapah menuju ruang akad. Melihat kondisi tersebut, seorang penyuluh agama dengan sigap memberikan bantuan agar prosesi akad nikah dapat berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Selasa (07/07)
Tindakan spontan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan pelayanan humanis yang senantiasa dihadirkan KUA Wangon kepada masyarakat. Dengan penuh kehati-hatian, penyuluh agama mendampingi calon pengantin memasuki ruang akad hingga memastikan ia merasa nyaman dan mampu mengikuti seluruh rangkaian prosesi pernikahan.
Calon pengantin, Sutiyan, mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh petugas KUA. Menurutnya, kepedulian tersebut membuat dirinya merasa lebih tenang meskipun sedang dalam kondisi fisik yang kurang prima.
"Saya sangat berterima kasih kepada penyuluh yang telah membantu memapah saya menuju ruang akad. Saat itu kondisi badan saya sedang kurang sehat, sehingga bantuan tersebut sangat berarti. Alhamdulillah, berkat perhatian dan dukungan dari petugas KUA, akad nikah dapat berjalan dengan lancar dan menjadi momen yang membahagiakan bagi kami sekeluarga,"* ungkap Sutiyan.
Peristiwa tersebut menjadi gambaran bahwa pelayanan di KUA Wangon tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi dan pelaksanaan akad nikah, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan kepedulian terhadap masyarakat. Semangat melayani dengan hati diharapkan terus menjadi budaya kerja sehingga setiap masyarakat yang datang dapat merasakan pelayanan yang ramah, profesional, dan penuh kehangatan. (jhr)
