Keterbatasan Tak Halangi Cinta, Pasangan Berkebutuhan Khusus Ikuti Bimwin
Oleh KUA Purwokerto Barat
Banyumas – Suasana haru dan penuh makna mewarnai pelaksanaan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Barat. Kegiatan yang dipandu oleh Penyuluh Agama Islam, Atik Rokhmaniyati, menghadirkan kisah inspiratif dari sepasang calon pengantin berkebutuhan khusus yang tetap semangat mengikuti seluruh rangkaian bimbingan. Rabu (22/04/2026)
Pasangan calon pengantin tersebut berasal dari dua wilayah berbeda, yakni pihak laki-laki dari Kelurahan Pasirmuncang dan pihak perempuan dari Kelurahan Karanglewas Lor. Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, keduanya menunjukkan tekad kuat untuk mempersiapkan pernikahan secara matang melalui Bimwin yang diselenggarakan oleh KUA.
Sejak awal kegiatan, keduanya tampak antusias dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti setiap materi yang disampaikan. Mulai dari pemahaman dasar kehidupan rumah tangga, hak dan kewajiban suami istri, hingga pentingnya membangun keluarga sakinah, semua diikuti dengan penuh perhatian.
Penyuluh Agama Islam, Atik Rokhmaniyati, menyampaikan bahwa Bimwin tidak hanya menjadi kewajiban administratif sebelum menikah, tetapi juga merupakan bekal penting bagi setiap pasangan untuk membangun rumah tangga yang harmonis.
“Kehadiran pasangan ini memberikan pelajaran berharga bagi kita semua, bahwa kesungguhan dan niat baik dalam membangun rumah tangga tidak dibatasi oleh kondisi apapun. Justru semangat mereka menjadi inspirasi tentang arti keseriusan dalam mempersiapkan pernikahan,” ujarnya.
Dalam suasana yang penuh kehangatan, interaksi antara penyuluh dan pasangan calon pengantin berlangsung dengan baik. Pendekatan yang komunikatif dan penuh empati membuat materi yang disampaikan dapat diterima dengan optimal oleh pasangan tersebut.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa layanan KUA hadir untuk semua kalangan tanpa terkecuali, termasuk bagi masyarakat dengan kebutuhan khusus. Semangat inklusivitas dan pelayanan yang humanis menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Melalui kegiatan Bimwin ini, diharapkan pasangan calon pengantin dapat memiliki kesiapan mental, emosional, dan spiritual dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Kisah mereka menjadi pengingat bahwa cinta yang tulus, disertai tekad dan usaha, mampu melampaui segala keterbatasan. Di balik keterbatasan, tersimpan kekuatan besar untuk saling menguatkan—dan dari KUA Purwokerto Barat, harapan itu tumbuh, menyinari langkah menuju kehidupan baru yang penuh berkah.
