Ketua DWP MAN 3 Banyumas pada Silaturahmi DWP dan PKK Kecamatan Sumpiuh
Oleh MAN 3 Banyumas
Banyumas—Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana MAN 3 Banyumas, Mulyanti Priyantini, menyampaikan Ikrar Silaturahmi mewakili semua ketua DWP Unsur Pelaksana se-Kecamatan Sumpiuh di Pendopo Kecamatan Sumpiuh pada Jumat (13/5). Hal tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi Dharma Wanita Persatuan dan PKK Kecamatan Sumpiuh. Acara dihadiri Camat Sumpiuh selaku pembina DWP dan PKK Kecamatan Sumpiuh, ketua DWP dan PKK Kecamatan Sumpiuh beserta jajaran pengurusnya, ketua Unsur Pelaksana DWP se-Kecamatan Sumpiuh, dan ketua TP PKK Desa/Kelurahan se-Kecamatan Sumpiuh.
Dalam ikrarnya, Mulyanti menyampaikan permohonan maaf atas nama semua ketua Unsur Pelaksana DWP se-Kecamatan Sumpiuh. Mulyanti menyampaikan, “Kami mohon maaf jika selama menjadi ketua dan pengurus UP DWP masih belum bisa melaksanakan tugas dan kewajiban dengan maksimal.” Ikrar silaturahmi juga disampaikan oleh perwakilan ketua TP PKK Desa/Kelurahan se-Kecamatan Sumpiuh, yang disampaikan oleh Muchyati, Ketua TP PKK Kelurahan Kebokura. Senada dengan Mulyanti, Muchyati juga menyampaikan permohonan maaf atas nama semua ketua TP PKK Desa/Kelurahan se-Kecamatan Sumpiuh.
Retno Siti Nurnaningsih, S.Pd., selaku ketua DWP sekaligus ketua TP PKK Kecamatan Sumpiuh, menjawab ikrar tersebut dengan menerima permohonan maaf semua ketua UP DWP beserta ketua TP PKK Desa/Kelurahan se-Kecamatan Sumpiuh beserta segenap pengurus dan anggotanya dan memaafkan lahir batin. Begitu juga Retno, mewakili segenap pengurus DWP dan TP PKK Kecamatan Sumpiuh menyampaikan permohonan maaf jika kinerjanya masih kurang maksimal.
Camat Sumpiuh, Drs. Ahmad Suryanto, M.Si., selaku pembina DWP dan TP PKK Kecamatan Sumpiuh, dalam sambutannya menyampaikan, “Terkait dengan Idul Fitri, kita harus ‘labur, lebar, lebur, dan luber’. Labur bermakna baru, memperbaiki tindakan dan lain-lain. Lebar bermakna selesai, mampu menyelesaikan segala masalah, memaafkan. Lebur berarti segala salah khilaf telah dimaafkan dengan ikhlas. Luber artinya kita harus berbagi dengan tetangga, saudara, dan kerabat.”
Hikmah silaturahmi disampaikan oleh Nurul Bahiyah, S.H. dengan mengusung tema istikomah. “Syawal itu bermakna peningkatan. Jadi, kita harus istikomah dalam meningkatkan ibadah, istikomah mencari nafkah, dan istikomah menjaga keluarga agar tetap sakinah, mawaddah, warahmah,” pungkasnya.
Kegiatan silaturahmi dilaksanakan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan mencuci tangan memakai sabun, menjaga jarak dan tetap memakai masker selama kegiatan berlangsung. Kegiatan diakhiri dengan saling berjabat tangan di antara semua peserta kegiatan.
(Tim Media MAN 3 Banyumas)
