HUT RI #81

Khotbah Menyentuh di Pernikahan : Keluarga, Pelabuhan Sejati Tanpa Batas

KUA KEMRANJEN
KUA KEMRANJEN
03 Feb 2026
5x dibaca
SHARE

Banyumas - Pernikahan adalah momen sakral yang penuh dengan harapan dan kebahagiaan. Pada hari Sabtu, pernikahan Agus Muhaemin dan Tri Safangati berlangsung di rumah mempelai putri di Desa Petarangan. Di tengah suasana penuh suka cita, antusiasme keluarga menyelimuti acara tersebut, menjadikan momen ini semakin berkesan. (31/01).

Dalam khotbah nikahnya, Apriliyanto, Kepala KUA Kemranjen, menyampaikan pesan yang mendalam tentang makna keluarga. Ia mengatakan, "Keluarga adalah tempat kembali yang senantiasa dirindukan, menjadi pusat kehangatan, ketulusan, dan cinta yang tak pernah berakhir." Ungkapan ini menggambarkan betapa pentingnya peran keluarga sebagai tempat berlindung bagi setiap individu. Di dunia yang penuh dengan tantangan, kehadiran keluarga memberikan dukungan emosional dan fisik yang sangat dibutuhkan.

Keluarga bukan hanya sekadar hubungan darah; ia adalah ikatan yang terbentuk melalui kasih sayang dan pengertian. Dalam konteks pernikahan Agus dan Tri, keluarga menjadi pelabuhan sejati tanpa batas, tempat di mana pasangan ini bisa saling berbagi cerita, melepaskan beban, dan membangun kehidupan baru bersama. Khutbah yang disampaikan oleh Apriliyanto menegaskan bahwa cinta dan komitmen harus dijaga dengan baik, agar keluarga tetap menjadi tempat aman bagi setiap anggotanya.

Diakhir acara, suasana haru menyelimuti ruangan saat kedua mempelai serta keluarga mereka berpelukan, merasakan kebahagiaan yang tulus. Momen ini menegaskan bahwa pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga menguatkan jalinan antar keluarga.

Dengan demikian, pernikahan Agus dan Tri bukan hanya sebuah ritual, tetapi juga sebuah perjalanan panjang yang akan dilalui bersama, dengan keluarga sebagai penyangga utama. Seperti yang dinyatakan dalam khutbah, mari kita ingat bahwa "Keluarga adalah tempat kembali," yang selalu siap menyambut kita kapan pun kita membutuhkan mereka. (a)