Khutbah Nikah oleh Ulama Mesir Warnai Pelaksanaan Pernikahan
Banyumas — Suasana haru penuh keberkahan menyelimuti pelaksanaan akad nikah di Desa Kedungpring, Kemranjen, pada Selasa pagi. Momen sakral tersebut menjadi semakin istimewa dengan hadirnya ulama asal Mesir, Syeikh Mahmud Abdul Hamid Ali Yasin, yang berkenan menyampaikan khutbah nikah bagi kedua mempelai. Selasa (09/12)
Dalam khutbahnya, Syeikh Mahmud menekankan bahwa keharmonisan keluarga berawal dari keharmonisan hubungan seorang hamba dengan Allah SWT. Beliau mengingatkan bahwa ketenangan rumah tangga tidak hanya dibangun dari kasih sayang antar pasangan, tetapi juga dari kedekatan spiritual, ketakwaan, serta kesungguhan menjaga nilai-nilai agama dalam kehidupan keluarga.
Kepala KUA Kemranjen, Apriliyanto, mengaku sangat terharu dan bangga atas kehadiran ulama Mesir tersebut. Ia menyampaikan bahwa selama bertugas sebagai penghulu, baru kali ini khutbah nikah di wilayah Kedungpring disampaikan langsung oleh ulama dari luar negeri.
“Ini sebuah keberkahan yang luar biasa. Kami merasa dimuliakan dengan kehadiran Syeikh Mahmud. Semoga membawa keberkahan bagi keluarga kedua mempelai dan masyarakat Kedungpring,” ungkap Apriliyanto.
Acara akad berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Di akhir prosesi, Syeikh Mahmud turut memanjatkan doa agar pasangan pengantin menjadi keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta selalu dilimpahi keberkahan dan perlindungan Allah SWT.
Kehadiran ulama internasional pada prosesi pernikahan di desa kecil ini menjadi pengalaman berharga bagi masyarakat sekaligus menambah syiar kebaikan di lingkungan KUA Kemranjen. Semoga momentum ini menjadi awal dari lahirnya keluarga-keluarga harmonis dan penuh keberkahan. (wu)
