Kiat Orang Tua Sukses Cetak Generasi Berakhlak di Tengah Badai Teknologi
Oleh HUMAS
Banyumas – Pengajian rutin Muslimat Ranting Singasari berlangsung khidmat di Aula Madin Qotrunnada, Desa Singasari, memperkuat peran ibu-ibu dalam menjaga moralitas keluarga di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Sekitar 70 jama’ah hadir penuh antusias mengikuti kegiatan yang diisi oleh narasumber utama, Umi Lutfi Chabibah, Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Karanglewas. Minggu (19/10)
Pengajian kali ini mengusung tema krusial yakni 'Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak di Era Digital'. Dalam tausiyahnya, Umi Lutfi Chabibah menekankan bahwa gawai dan media digital harus dijadikan alat, bukan tujuan. Beliau mengingatkan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar daripada sekadar menyediakan fasilitas.
“Gadget dan media digital harus diarahkan pada hal-hal positif. Orang tua tidak bisa lepas tangan; mereka harus hadir sebagai pengawas, teladan, dan sahabat bagi anak-anaknya. Komunikasi yang terbuka menjadi kunci untuk membentengi mereka dari dampak negatif arus informasi,” tutur Umi Lutfi.
Umi Lutfi turut menguatkan pesannya dengan mengutip landasan syariat Islam, yaitu firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat At-Tahrim ayat 6: 'Y? ayyuhalladz?na ?man? quu anfusakum wa ahl?kum n?r?' yang artinya “Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
Selain itu, Umi Lutfi juga mengingatkan hadis Rasulullah SAW: “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Melalui dalil-dalil tersebut, para jama’ah diingatkan untuk menanamkan nilai agama, adab, dan kedisiplinan sejak dini, memastikan anak-anak tumbuh menjadi generasi beriman dan berakhlak meskipun hidup dalam banjir informasi digital.
Kegiatan pengajian diakhiri dengan doa bersama yang penuh harap. Muslimat Ranting Singasari berkomitmen untuk senantiasa istiqamah dalam berjuang menegakkan nilai-nilai Islam di tengah perkembangan zaman, menjadikan keluarga sebagai unit terkecil yang berlandaskan iman dan takwa. (umi/del)
