Komunikasi dua arah harus terjaga demi Utuhnya Keluarga

Oleh KUA KEMRANJEN
SHARE

Banyumas - Komunikasi dua arah harus terjaga demi utuhnya keluarga. Hal ini menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Dani dan Nia mengikuti sesi Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri di KUA Kemranjen pukul 09.30 WIB. Di ruang tamu KUA, Rofiqoh, Penyuluh Agama Islam yang bertugas, memberikan masukan berharga kepada kedua calon pengantin tersebut. Selasa (14/04)

Melalui metode interaktif dan komunikatif, Rofiqoh menekankan urgensi komunikasi suami istri dalam membangun fondasi keluarga yang kuat. Ia mengajarkan bahwa komunikasi dua arah bukan hanya sekadar berbicara, tetapi juga mendengar dengan penuh perhatian. Hal ini membantu menghindari kesalahpahaman yang dapat meretakkan hubungan.

Dani dan Nia pun mendapatkan pengetahuan penting bahwa menjaga komunikasi tetap terbuka, jujur, dan empatik akan membantu mereka menyelesaikan masalah bersama. Dengan demikian, keluarga yang utuh tidak hanya tercipta dari ikatan darah, tetapi juga dari saling pengertian dan kasih sayang yang terjalin melalui komunikasi yang baik.

Menjaga komunikasi dua arah dalam rumah tangga adalah investasi jangka panjang demi kebahagiaan setiap anggota keluarga. Dari pengalaman Dani dan Nia di sesi Bimwin Mandiri ini, semua pasangan diharapkan dapat belajar bahwa komunikasi adalah jembatan utama yang harus selalu dijaga agar keluarga tetap harmonis dan utuh. (@)