Kreatif, Kepala KUA Wangon Merangkai Sendiri Rak Kayu Arsip Akta Nikah Dibantu Pegawai
Oleh KUA Wangon
Banyumas – Semangat gotong royong dan kreativitas ditunjukkan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan arsip. Pascarenovasi kantor, Kepala KUA Wangon bersama pegawai Santo merangkai sendiri rak kayu yang akan digunakan sebagai tempat penyimpanan arsip akta nikah. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan ruang arsip yang lebih tertata, aman, dan mudah diakses. Kamis (06/08)
Pembuatan rak dilakukan secara mandiri dengan memanfaatkan bahan yang tersedia. Kepala KUA bersama Santo bekerja sama mengukur, menyusun, dan memasang rangka kayu hingga terbentuk rak yang kokoh dan fungsional. Selain menghemat anggaran, kegiatan tersebut juga mencerminkan kepedulian terhadap pengelolaan dokumen negara yang menjadi tanggung jawab KUA.
Kepala KUA Wangon, Fairuz Malaya, menyampaikan bahwa pengelolaan arsip merupakan bagian penting dalam memberikan pelayanan administrasi yang cepat dan akurat. "Kami berupaya memanfaatkan sumber daya yang ada untuk menghadirkan ruang arsip yang lebih rapi. Dengan rak yang tersusun baik, penyimpanan akta nikah akan lebih aman dan proses pencarian dokumen menjadi lebih mudah," ujarnya.
Santo mengaku senang dapat terlibat langsung dalam proses pembuatan rak arsip tersebut. Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan di lingkungan KUA Wangon menjadi motivasi untuk terus berkontribusi dalam setiap pembenahan fasilitas kantor. "Kami bekerja bersama agar ruang arsip menjadi lebih tertata. Harapannya, seluruh dokumen akta nikah tersimpan dengan baik sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan profesional," tuturnya.
Melalui inovasi sederhana ini, KUA Wangon menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan tidak selalu harus bergantung pada pengadaan baru, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kreativitas, gotong royong, dan pemanfaatan sumber daya yang ada. Pembenahan ruang arsip diharapkan semakin memperkuat tata kelola administrasi yang tertib, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat.(srf)
