KUA Beri Bimwin bagi Catin Asal Temanggung dan Selanegara
Banyumas – Menjelang hari bahagia, kesiapan mental dan pengetahuan menjadi modal utama bagi setiap pasangan calon pengantin (catin). Hal inilah yang mendasari KUA Sumpiuh untuk konsisten melaksanakan Bimbingan Penyuluhan (Bimluh) Mandiri. Kamis (05/03)
Pada kesempatan kali ini, penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh, Laeli Najihah, memberikan pembekalan khusus kepada pasangan Agung Nugroho yang berasal dari Temanggung dan Novian Marsewa dari Selanegara. Pertemuan yang berlangsung khidmat ini digelar di Balai Nikah KUA Sumpiuh.
Dalam arahannya, Laeli Najihah menekankan tiga poin krusial yang menjadi tema sentral bimbingan:
-
Fondasi Keluarga Sakinah: Membangun rumah tangga bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan ibadah panjang yang harus dilandasi dengan kesabaran, mawaddah, dan warahmah.
-
Menjaga Kesehatan Reproduksi: Memberikan pemahaman bahwa kesiapan fisik dan kesehatan reproduksi adalah kunci dalam merencanakan masa depan keluarga yang sehat.
-
Membangun Generasi Berkualitas: Menyiapkan pasangan agar mampu mendidik anak-anak yang tangguh, baik secara moral maupun intelektual, demi masa depan bangsa.
"Keluarga yang kuat dimulai dari persiapan yang matang. Melalui bimbingan ini, kami berharap Mas Agung dan Mbak Novian tidak hanya siap secara administrasi, tapi juga siap secara ruhani dan jasmani," ujar Laeli Najihah di sela-sela sesi diskusi.
Kegiatan bimbingan mandiri ini merupakan bagian dari layanan prima KUA Sumpiuh dalam menekan angka perselisihan rumah tangga serta memberikan edukasi dini mengenai pentingnya ketahanan keluarga sejak dini. Dengan bekal ini, diharapkan pasangan Agung dan Novian dapat mengarungi bahtera rumah tangga dengan penuh keberkahan.
