HUT RI #81

Penyuluh KUA Wangon Berperan Aktif sebagai Panitia Lomba Peringatan HSN 2026

K
KUA Wangon
14 Okt 2026
9x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 14-10-2026 15:48
SHARE

Banyumas — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon turut berperan aktif sebagai panitia dalam kegiatan lomba untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Keterlibatan ini merupakan bentuk partisipasi dalam menyemarakkan peringatan Hari Santri sekaligus mendukung kegiatan positif yang menumbuhkan semangat kebersamaan, religiusitas, dan kecintaan terhadap perjuangan para santri. Rabu (14/10)

Dalam pelaksanaannya, para penyuluh agama ikut membantu menyukseskan rangkaian kegiatan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab kepanitiaan. Persiapan dilakukan melalui koordinasi, pembagian tugas, serta dukungan terhadap kelancaran perlombaan. Kehadiran penyuluh agama diharapkan dapat memperkuat sinergi antara KUA, lembaga pendidikan keagamaan, pesantren, dan masyarakat dalam memeriahkan momentum tahunan tersebut.

Ni’mah, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menyampaikan bahwa keterlibatan dalam kepanitiaan merupakan kesempatan untuk berkontribusi bagi masyarakat dan dunia pendidikan keagamaan. “Menjadi panitia lomba peringatan Hari Santri bukan hanya tentang menyukseskan acara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menanamkan semangat perjuangan, kedisiplinan, sportivitas, dan kecintaan terhadap ilmu agama kepada generasi muda,” ungkapnya.

Menurut Ni’mah, peringatan Hari Santri Nasional perlu dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Berbagai perlombaan dapat menjadi sarana untuk menggali potensi, mengembangkan kreativitas, serta mempererat tali silaturahmi antarpeserta. Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai perjuangan santri, akhlakul karimah, dan semangat belajar diharapkan semakin tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

Partisipasi Penyuluh Agama Islam KUA Wangon sebagai panitia lomba HSN 2026 menjadi wujud nyata dukungan terhadap penguatan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kegiatan ini diharapkan berjalan lancar serta mampu menghadirkan peringatan Hari Santri yang bermakna, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk terus menjaga tradisi keilmuan, akhlak, dan nilai-nilai keislaman.(srf)