KUA Menuju Green Office

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas - Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon memulai langkah transformasi menuju konsep "Green Office" atau kantor ramah lingkungan sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik yang berkelanjutan. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya profesional secara administrasi, tetapi juga sehat dan selaras dengan prinsip pelestarian alam. Langkah awal yang diambil meliputi pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan kantor, penghematan energi listrik, serta pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab. Jumat (24/04)

Selain aspek fisik, semangat "Green Office" ini juga diintegrasikan ke dalam materi bimbingan masyarakat. Para penyuluh agama kini mulai menyelipkan pesan-pesan pelestarian lingkungan atau "dakwah ekologi" dalam setiap pertemuan dengan jamaah maupun calon pengantin. KUA Wangon meyakini bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan adalah bagian integral dari iman, sehingga institusi keagamaan harus menjadi garda terdepan dalam memberikan teladan nyata mengenai pola hidup yang ramah lingkungan.

Dukungan terhadap gerakan ini juga terlihat dari penambahan area resapan air dan penanaman berbagai jenis tumbuhan penyaring udara di sekitar halaman kantor. Sinergi antara keindahan taman dan efisiensi manajemen sumber daya di dalam kantor menjadi parameter keberhasilan program ini. Dengan beralih ke cara-cara yang lebih hijau, KUA Wangon optimis dapat menekan biaya operasional sekaligus memberikan kontribusi positif dalam mengurangi jejak karbon di tingkat kecamatan.

Syarifudin, salah satu Penyuluh Agama Islam di KUA Wangon, menyatakan bahwa perubahan perilaku menuju kantor hijau ini merupakan bentuk ibadah sosial yang sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini. Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih dan asri secara otomatis akan meningkatkan kualitas pengabdian para pegawai kepada masyarakat.

"Menuju Green Office adalah wujud nyata dari tanggung jawab kita sebagai khalifah di bumi. Kami di KUA Wangon ingin membuktikan bahwa kantor pemerintah pun bisa menjadi pelopor gerakan peduli lingkungan. Jika lingkungan kantor kita bersih dan hijau, pikiran akan lebih jernih dan pelayanan kepada umat pun akan terasa lebih tulus. Ini adalah upaya kami menjaga keselarasan antara tugas kedinasan dan kewajiban menjaga alam ciptaan Tuhan," ujar Syarifudin. (jhr)